by

Mantan Kades Sukawangi Tersangka Korupsi

BOGORONLINE.COM, CIBINONG – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bogor menetapkan Endro Hermawanto, Kepala Desa Sukawangi, Kecamatan Sukamakmur periode 2015-2020 sebagai tersangka dalam kasus tindak pidana korupsi (Tipikor) anggaran desa.

Endro disangka menyalahgunakan pengelolaan keuangan desa Tahun Anggaran 2019 sebesar Rp3,4 miliar untuk pembangunan infrastruktur hingga rehabilitasi rumah tidak layak huni.
“Menetapkan seorang tersangka penyalahgunaan pengelolaan keuangan DD desa sukawangi, sukamakmur Tahun Anggatan 2019 sebesar Rp 3,4 M kemudian dilakukan audit inspektorat ditemukan kerugian negara 905.000.863,76 rupiah,” ungkap Kepala Kejari Kabupaten Bogor, Munaji, kepada wartawan, Kamis (25/2).

Penetapan tersangka dilakukan setelah menjalani pemeriksaan kurang lebih lima jam di ruang pemeriksaan Kejari Kabupaten Bogor. Endro dikenakan pasal 2 dan pasal 3 Undang-Undang Tipikor dengan ancaman maksimal 20 Tahun penjara. Pihak kejaksaan langsung menahan tersangka di ruang tahanan Polres Bogor, Cibinong.

Menurut Munaji, penyidik juga telah memeriksa 12 orang saksi dalam kasus tersebut, termasuk Camat Sukamakmur dan Kepala Desa Sukawangi yang terpilih pada Pilkades 2020. Namun, sejauh ini, kasus tersebut belum mengarah keterlibatan saksi-saksi yang diperiksa. “Berdasarkan barang bukti dan keterangan saksi-saksi sementara masih mengarah pada satu orang,” kata dia.

Tersangka kata dia, melakukan penyalahgunaan enam item kegiatan saat dia menjabat. Kegiatan tersebut, antara lain kegiatan betonisasi jalan Kampung Gombong yang dianggarkan sebesar Rp286,9 juta, betonisasi jalan Kampung Catangmalang Rp300 juta, betonisasi Kampung Sukahurip Rp190 juta, betonisasi jalan Kampung Sukahurip-Ciparingga Rp217 juta, anggaran pembangunan rutilahu sebesar Rp70 juta, dan bantuan keuangan BUMDES dari Provinsi Jawa Barat sebesar Rp100 juta. “Kagiatan tersebut ada yang terealisasi sebagian dan ada juga yang sama sekali tidak terealisasi,” kata Munaji.

Ini Daftar Kegiatan yang diduga dikorupsi Endro Hermawanto :

1. Kegiatan betonisasi Kampung Gombong, anggaran Rp286.989.000, tidak terealisasi penuh.

2. Beton jalan Kampung Catangmalang Rp300 juta lebih tidak terealisasi, tapi uang dicairkan.

3. Betonisasi Kampung Sukahurip Rp190 juta lebih tidak terealisasi.

4. Beton jalan Kampung Sukahurip-Ciparingga, Rp217 juta. Tidak terealisasi sepenuhnya, sisa anggaran Rp67 jt lebih diselewengkan.

5. Rutilahu 11 rumah tidak terealisasi hanya 4 terealisasi, 7 unit Rp 70 juta tidak terealisasi.

6. Bankeu Bumdes 2019 dari Provinsi, Rp100juta anggaran yag tidak terealisasi Rp92 jt.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *