by

Pedestrian 3,2 KM di Jalan Pajajaran Mulai Dibangun

BOGORONLINE.com, Bogor Utara – Pedestrian sekitar Jalan Pajajaran, Kota Bogor yang berada di wilayah Kecamatan Bogor Utara dan Bogor Tengah sedang dalam proses perbaikan.

Perbaikan pedestrian termasuk drainase itu dilaksanakan Kementerian PUPR melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan nasional DKI Jakarta – Jawa Barat yang masuk ke dalam ruas PPK 5.2 PJN Wilayah V Jawa Barat.

Camat Bogor Utara, Marse Hendra Saputra mengatakan, pelaksanaan pengerjaan dilakukan pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR lantaran Jalan Pajajaran masuk kategori jalan nasional.

“Ini tahap ketiga meliputi dua wilayah Kecamatan Bogor Utara dan Bogor Tengah dari simpang Jambu Dua sampai simpang Rumah Sakit Siloam dengan panjang kurang lebih 3,2 kilometer,” kata Marse, Senin (22/2/2021).

Sementara itu untuk mendukung program tersebut pihak wilayah melakukan kordinasi dan sosialisasi kepada warga atau pelaku usaha yang berada di jalur pedestrian.

“Iya saat ini kami masih akan terus melakukan koordinasi dan sosialisasi, karena nantinya ketika pengerjaan mungkin akan sedikit terganggu,” ujarnya.

Untuk di wilayah Bogor Utara, kata Marse nantinya tempat usaha yang berada di Jalan Pajajaran tetap akan diberikan akses keluar masuk kendaraan, begitupun dengan design pedestriannya.

“Jadi semua digunakan untuk pedestrian cuma memang untuk fasilitas in out-nya kendaraan tetap difasilitasi hanya tetap masih satu lokasi dengan jalur pedestrian jadi memang beberapa titik lokasi yang sudah ada in out-nya kendaraan memang tetap difungsikan untuk kendaraan,” katanya.

Terkait dengan rencana keberadaan jalur sepeda di pedestrian yang akan dibangun, Marse mengatakan bahwa memang rencananya akan dibuat jalur sepeda.

Namun saat ini pihaknya masih melakukan koordinasi untuk pengosongan lokasi yang akan dibuat pedestrian karena ada beberapa titik yang masih digunakan oleh pedagang tanaman hias.

“Iya sedang kami kordinasikan, dan nanti akan di kosongkan, karena memang akan difungsikan untuk pedestrian, kalau di wilayah Utara itu hanya di beberapa titik saja,” ujarnya.

Terkait luasan pedestrian Marse memastikan tidak ada pelebaran. Karena lahan yang digunakan untuk pedestrian adalah jalur eksisting.

Untuk itu perlu ada pengosongan lokasi yang digunakan oleh PKL untuk mendukung keberadaan pedestrian.

“Perbaikan dilakukan hanya di kondisi eksisting saja tidak ada pelebaran hanya memang sekaligus pekerjaan drainase jadi ada beberapa titik drainase yang dikerjakan oleh kementerian PUPR,” katanya.

Nantinya untuk mendukung keberadaan pedestrian kawasan Bogor Utara, ada rencana akan membuat kawasan yang terintegrasi dengan pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO).

“Kita inginnya memang ada terintegrasi agar orang-orang yang mau menyeberang aman juga. Kedepannya juga kita ingin ada titik temu dari Jambu Dua dan GOR yang digunakan oleh pejalan kaki atau runner dan pesepeda bisa dilewati terintegrasi hingga SSA,” ucapnya. (Hrs)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *