Bogoronline.com – Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) University, Prof Arif Satria kembali terkonfirmasi positif COVID-19 kedua kalinya setelah sempat positif pada September 2020. Padahal, dia telah melakukan vaksinasi .
“Meskipun kita sudah memenuhi semuanya ternyata penularan bisa datang dari mana saja. Seperti halnya yang terjadi pada diri saya, ternyata berdasarkan hasil PCR saya terkonfirmasi kembali positif COVID-19,” ungkapnya melalui keterangan tertulis, Jumat (25/6).
Ia menduga terpapar COVID-19 setelah melakukan kontak erat dengan seseorang yang keluarganya terkonfirmasi positif. Padahal, sebelumnya ia telah rutin melakukan rapid test antigen, dalam enam hari terakhir ia telah melakukan empat kali pemeriksaan dengan hasil nonreaktif.
“Saya perlu mengingatkan kepada diri saya pribadi dan handai taulan bahwa walaupun sudah mendapat vaksinasi lengkap kita tetap harus menegakkan protokol kesehatan, yaitu memakai masker secara baik dan benar, menjaga jarak, mencuci tangan lebih sering, mengurangi mobilitas dan menjauhi kerumunan serta terus berdoa memohon lindungan Allah SWT,” tutur Prof Arif.
Ia sengaja mengumumkan kasus penularannya dengan bermaksud mereka yang telah melakukan kontak erat dalam kurun waktu lima hari ke belakang segera menjalani pemeriksaan.
Dirinya juga berharap seluruh agenda kerja di lingkungan IPB tetap berjalan dengan baik dan dilaksanakan dengan mematuhi protokol kesehatan secara ketat jika terpaksa dilakukan secara tatap muka.
“Saya berharap seluruh warga IPB tetap sehat dalam menjalankan aktivitas yang padat. Terus berupaya menjaga kesehatan pribadi maupun keluarga,” ujarnya.





