Sambut HUT RI ke 76, FPK Kota Bogor Ditunjuk Sebagai Petugas Pengibar Bendera

BOGORONLINE.com, Kota Bogor – Jelang pelantikan pengurus Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Bogor akan melaksanakan beberapa kegiatan, diantaranya Bakti Sosial memberikan bantuan paket Sembako untuk warga yang terdampak Pandemi Covid-19 dan Penaikan serta Penurunan Bendera.

Sekretaris FPK Kota Bogor, Delsimon mengatakan, dalam menyambut hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 76, kita akan melaksanakan giat penaikan dan penurunan Bendera Merah Putih di Tugu Kujang yang diwakili oleh perwakilan Masyarakat Bengkulu yang ada di Kota Bogor.

“16 Agustus besok, FPK dipercaya oleh panitia Festival Merah Putih untuk mengibarkan dan menurunkan bendera. Persiapan sudah 70 persen, setiap hari kita sudah melakukan latihan di Yonif Garuda 315 dengan Instruktur dari Paskibraka Kota Bogor,” ungkap Delsimon saat ditemui di lokasi latihan, Rabu (11/8/2021).

Di tempat yang sama, perwakilan masyarakat Bengkulu, Tanidi mengungkapkan, pihaknya merasa bangga sekali, karena dipercaya sebagai petugas pengibar bendera.

“Syukur Alhamdulillah, Terima Kasih kepada FPK Kota Bogor yang sudah mempercayakan tugas ini. Semoga semuanya dapat berjalan dengan lancar sampai waktunya tiba,” kata Tanidi.

Delsimon melanjutkan, di 20 Agustus nanti, bertepatan dengan 10 Muharam 1443 Hijriah, kita akan mengadakan kegiatan Bakti Sosial berupa pemberian paket Sembako untuk Yatim dan Dhuafa Terdampak Pandemi Covid-19. Kegiatan ini juga sudah disampaikan kepada Ketua Pembina kita Wakil Wali Kota Bogor.

“Mudah-mudahan apa yang kami lakukan dapat bermanfaat dan mendapatkan keridhoan dan keberkahan Allah SWT,” Delsimon menutup.

Sedikit informasi, menurut Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 34 Tahun 2006 Pedoman Penyelenggaraan Pembauran Kebangsaan di Daerah mengamanatkan Pembentukan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) yang dibentuk di tingkat Provinsi, Kabupaten/Kota, kecamatan, dan desa/kelurahan.

Pembentukan FPK dilakukan oleh masyarakat dan difasilitasi oleh Pemerintah Daerah, serta memiliki hubungan yang bersifat konsultatif. Pemerintah menyadari, bangsa Indonesia yang multikultural dan terdiri atas berbagai suku, ras, dan etnis, dengan berbagai latar belakang budaya, adat istiadat dan agama sangat berpengaruh terhadap persatuan dan kesatuan, serta keberlangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Pembauran Kebangsaan merupakan proses penting yang dapat meningkatkan kesadaran dan perwujudan persatuan dan kesatuan bangsa dalam rangka pemantapan kelangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara. (Nai)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *