BOGORONLINE.com – Mall BTM Bogor melalui program Corporate sosial responsibility (CSR) Mall BTM Peduli menyerahkan bantuan untuk masyarakat yang terdampak bencana alam di Kota Bogor.
Bantuan berupa sembako secara simbolis diserahkan oleh Property Manager Mall BTM, Herman Budi Santoso dan diterima Kepala Bidang Perlindungan Sosial pada Dinas Sosial Kota Bogor, Sumartini, Jumat (28/10/2022).
Property Manager Mall BTM, Herman Budi Santoso menyampaikan, bantuan merupakan program Mall BTM sebagai upaya mendukung Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, salah satunya dalam penanganan masyarakat yang terdampak bencana alam beberapa waktu lalu.
Herman menambahkan, dukungan bantuan ini tidak hanya dilakukan untuk masyarakat terdampak bencana alam, akan tetapi juga kepada masyarakat yang terdampak non-bencana alam, yakni pandemi Covid-19.
“Program ini memang bagian dari CSR Mall BTM. Kebetulan saat ini banyak bencana sehingga kami tergerak untuk bisa memberikan dukungan berupa sebanyak 200 paket sembako kepada Pemkot Bogor yang nantinya kan bisa disalurkan kepada yang berhak,” ujarnya.
Dalam kesempatan ini, Herman menyampaikan harapannya agar bencana alam yang terjadi belakangan ini dapat cepat teratasi, sehingga kegiatan-kegiatan masyarakat kembali pulih dan perekonomian tetap berjalan di Kota Bogor. “Ini semuanya hanya bagian kecil, apa yang kami bisa sumbangkan buat masyarakat atau yang penting ada kesinambungan dan kontinuitas,” kata Herman.
Ditempat yang sama, Kepala Bidang Perlindungan Sosial, Sumartini menyampaikan rasa terimakasih atas kepedulian dari BTM yang hanya tidak memberikan bantuan pada masa pandemi Covid-19. Namun di saat Kota Bogor mengalami kejadian bencana alam di beberapa lokasi beberapa waktu lalu.
“Kami pada saat ada kepedulian untuk warga masyarakat terus terang sangat terbantu sekali karena korban bencana di mana-mana, tidak di satu kelurahan saja. Seperti di Gang Barjo kami juga menangani sampai ke pengungsian selama 15 hari,” katanya.
Pascabencana alam beberapa waktu lalu, pihaknya memang mengimbau untuk kepedulian masyarakat, pengusaha bersama dengan pemerintah berkolaborasi untuk membantu masyarakat yang sedang mengalami kesulitan atau terdampak bencana alam.
Apalagi, sambungnya, BMKG Jawa Barat memperkirakan cuaca ekstrim dengan intensitas hujan tinggi akan berlangsung hingga Maret 2023 mendatang. Untuk ini, ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada berupaya melakukan mitigasi dan pencegahan bencana, sehingga bencana serupa tidak kembali terjadi.
“Kaitan dengan mitigasi bencana dan pencegahan bencana, semoga warga berhati-hati (cuaca ekstrim). Yang tinggal di wilayah-wilayah rawan bencana dimohon untuk melakukan deteksi dini, pindah dahulu ke wilayah yang aman,” pungkasnya. (Hrs)





