Tim SAR Berhasil Evakuasi 1 Korban Tertimbun Longsor di Gang Barjo

BOGORONLINE.com – Satu dari tiga korban yang tertimbun longsor di Gang Barjo, Kebon Kalapa, Bogor Tengah, Kota Bogor, berhasil dievakuasi Tim SAR gabungan.

Korban atas nama Iwan (24) ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa di hari ke tiga pencarian pascalongsor pada 12 Oktober 2022 lalu.

“”Tadi ditemukan jam 10, tapi baru bisa keluar jam 10.30, sampai di ambulans jam 10.34,” kata Komandan Tim SAR Jakarta, Aulia Solihanto, Jum’at (14/10/2022).

Dijelaskan, Tim SAR sedari pagi fokus pencarian pada satu titik keberadaan korban. Sebelumnya atau kemarin titik tersebut dicurigai oleh anjing pelacak.

Aulia mengatakan, tim SAR cukup kesulitan saat proses evakuasi korban. Selain lokasi longsor tertimpa material tanah dan bangunan, jasad korban juga dalam posisi terjepit.

“Kendalanya ketika mau evakuasi korban terjepit bagian mesin jahit, jadi kita tadi agak lama. Medan itu (longsor) banyak reruntuhan beton, batu dan tulang-tulang rumah, bukan tanah saja, jadi agak sulit kita untuk evakuasinya,” jelasnya.

Oleh karenanya, lanjut Aulia, proses evakuasi korban dibantu dengan menggunakan alat ekstrikasi dari SAR Brimob, BPBD dan Damkar. Selanjutnya Tim SAR akan melakukan pencarian dua korban lain yang masih tertimbun longsor.

“Untuk dua korban kita akan turunkan lagi anjing pelacak untuk memastikan titiknya, kemarin sudah dipastikan ada dua titik lokasi yang dicurigai, tapi kita ingin lebih akurat lagi,” tandasnya.

Sementara Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, Theofilo Patrocinio Freitas menjelaskan, sampai saat ini Tim SAR gabungan masih terus melakukan upaya pencarian lima korban di beberapa titik lokasi bencana.

“Hari ini masih pencarian 5 korban, 2 korban hanyut atas nama Komarudin di Tegallega dan Adzra Nabila di Dadali. Kemudian 3 korban tertimbun di Gang Barjo atas nama Cici, Dini dan Iwan. 1 korban (Iwan) tertimbun telah ditemukan pagi tadi dan dibawa ke RSUD Kota Bogor,” kata Theo. (Hrs)

ARTIKEL REKOMENDASI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *