Perpustakaan Kota Bogor Diresmikan, Wali Kota Akan Ngantor di 2023

BOGORONLINE.com – Masyarakat kini bisa mengunjungi perpustakaan dan galeri Kota Bogor. Gedung eks kantor DPRD Kota Bogor ini disulap menjadi tempat yang representatif, dilengkapi area baca, galeri hingga ruang auditorium.

Wali Kota Bogor, Bima Arya meresmikan gedung Perpustakaan dan Galeri Kota Bogor, pada Sabtu (17/12/2022). Acara dihadiri Kepala Perpustakaan Nasional, M. Syarif Bando, Sekda Kota Bogor, Syarifah Sofiah, Bunda Literasi Kota Bogor, Yane Ardian, Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan (Diarpus) Kota Bogor, Agung Prihanto, perwakilan Keluarga R.M Tirto Adhi Soerjo, para pejabat di lingkup Pemerintah Kota Bogor serta tamu undangan.

Dalam kesempatan itu, para yang hadir melakukan tour keliling Perpustakaan dan Galeri Kota Bogor. Area baca anak dan area baca disabilitas di lantai 1 menjadi ruang pertama yang dituju Bima Arya dan rombongan.

Di lantai 2, ada dua area baca utama, area multimedia, area baca langka dan referensi menjadi ruangan selanjutnya yang dituju.

Khusus di lantai 3, menampilkan galeri tentang Kota Bogor dari masa ke masa. Pojok Tirto sebagai apresiasi Pemkot Bogor untuk R.M Tirto Adhi Soerjo. Dan terakhir adalah ruang Auditorium yang menjadi lokasi talkshow literasi milenial.

Wali Kota Bogor Bima Arya menyampaikan, membaca adalah bermimpi dengan mata terbuka, berlari dengan segenap jiwa. Buku adalah jembatan menuju impian dan perpustakaan adalah sumber peradaban.

Ia mengharapkan Perpustakaan dan Galeri Kota Bogor menjadi tempat yang digerakkan oleh komunitas bukan hanya oleh dinas.

“Perpustakaan ini adalah ikhtiar kita agar kita semua, terutama generasi muda belajar dari masa lalu untuk menjemput masa depan. Perpustakaan ini adalah tempat bagi kita semua untuk merajut cita dengan saling belajar. Bagi komunitas di Kota Bogor silakan, inilah rumah Anda semua,” kata Bima Arya.

Namun di sisi lain, ia menyadari gedung itu belum rampung sepenuhnya. Karenanya, kedepan akan ada penambahan baik fasilitas, koleksi buku dan sebagainya. Seperti di antaranya galeri wali kota Bogor dari masa ke masa.

Selain itu, guna memastikan pengeoperasian gedung semaksimal mungkin dan perpustakaan sebagai rumah bagi semua komunitas, rencananya mulai tahun depan hingga berakhir masa jabatannya, ia akan berkantor di Gedung Perpustakaan dan Galeri Kota Bogor.

“Insyaallah ini akan menjadi yang pertama di Indonesia, karena kita harus menghargai semua pemimpin kita. Setiap masa ada pemimpinnya dan setiap pemimpin ada masanya, prestasi dan dinamikanya. Mari kita belajar dari dinamika para wali kota dari masa ke masa,” ujarnya.

Dirinya menginginkan generasi muda Kota Bogor bisa belajar dari kerja keras para pemimpin sebelumnya hingga hari ini semua bisa menikmati Kota Bogor. “Jangan sampai kita melupakan apa yang telah mereka ikhtiarkan,” ucap Bima Arya.

Pembangunan gedung Perpustakaan dan Galeri Kota Bogor yang berada di kompleks Balaikota Bogor ini sejak tahun 2021. Tahap pertama difokuskan pada konstruksi dengan biaya sebesar Rp15 miliar dari APBD Tahun Anggaran 2021.

Tahap kedua, pembangunan lanjutan yang dilaksanakan tahun 2022 sebesar Rp10 miliar yang difokuskan interior gedung, dengan persentase capaian realisasi anggaran kegiatan murni mencapai 97 persen.

Demikian hal itu dikatakan Kepala Diarpus Kota Bogor, Agung Prihanto. Agung menambahkan, bahwa ada penambahan pagu perubahan anggaran tahun 2022 sebesar Rp2,9 miliar untuk sarana penunjang gedung perpustakaan.

Pemkot Bogor juga mendapat hibah berupa 15 unit komputer dan 2.500 eksemplar buku dari perpustakaan nasional yang penyerahannya dilakukan secara simbolis Kepala Perpustakaan Nasional, M. Syarif Bando kepada Kepala Diarpus Kota Bogor.

Sementara itu Kepala Perpustakaan Nasional, M. Syarif Bando menyampaikan apresiasinya atas peresmian gedung Perpustakaan dan Galeri Kota Bogor. Menurutnya, perpustakaan adalah universitas sejati.

“Ke depan kita akan terus berkoordinasi dan berupaya memberikan dukungan dan bantuan sesuai dengan apa yang kita mampu. Tidak ada satupun perpustakaan di dunia yang mengklaim koleksinya lengkap, karena ilmu pengetahuan itu terus berkembang dan bertambah,” katanya.

Pihaknya berharap gedung ini menjadi sarana bagi masyarakat untuk menghadirkan dan menyediakan informasi ilmu pengetahuan dan ilmu terapan untuk mentriger kesadaran masyarakat dalam merespon program pemerintah, baik pusat maupun daerah. (Hrs)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *