Polisi Ringkus 2 Pembobol ATM Minimarket di Kota Bogor

BOGORONLINE – Satreskrim Polresta Bogor Kota berhasil meringkus dua pelaku spesialis pembobol mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di salah satu minimarket di perumahan Bogor Permai, Kelurahan Curug, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, pada 30 Januari 2023 lalu.

Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso mengatakan, para pelaku berhasil ditangkap setelah dilakukan penyelidikan atas dasar laporan korban.

“Setelah kami lakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan kami ungkap berdasarkan scientific crime investigation penyitaan alat bukti di antaranya tabung gas, alat las yang salah satunya digunakan untuk melakukan tindak pidana tersebut,” kata Kombes Bismo, Rabu, 1 Februari 2023 sore.

Kedua pelaku dengan inisial AS (35) dan A (35) berhasil ditangkap polisi di wilayah Lahat, Sumatera Selatan. Keduanya dihadiahi timah panas pada bagian kaki kiri lantaran berusaha melarikan diri.

Dalam menjalankan aksinya, kata Kombes Bismo, mereka diketahui berjumlah empat orang, yakni AS, A, H, dan J.

“Pelaku ditangkap di Sumatera Selatan. Ada juga keterlibatan pelaku dari Kota Bogor. Ini ada empat pelaku, dua orang lain DPO masih dilakukan pengejaran,” terangnya.

Dari hasil pemeriksaan, para pelaku ternyata melancarkan aksi serupa di wilayah Kabupaten Bogor pekan lalu dengan menggasak uang mesin ATM senilai Rp700 juta.

Sementara di minimarket di wilayah Kota Bogor, para pelaku setelah masuk ke dalam toko melalui atap minimarket, membawa kotak uang dari mesin ATM senilai Rp284 juta.

Dalam aksinya, komplotan spesialis bobol mesin ATM ini juga dilengkapi alat las berikut tabung gas dan oksigen serta peralatan lainnya.

“Modus pelaku melakukan pencurian dengan cara merusak plafon, mesin ATM menggunakan las. Sedangkan motifnya hanya untuk mendapatkan uang untuk biaya sehari-hari,” kata Kombes Bismo.

Dari tangan pelaku, polisi juga menyita barang bukti berupa satu mobil, satu motor, sejumlah peralatan yang digunakan pelaku.

Polisi akan menjerat kedua tersangka dengan Pasal 363 KUHP. “Ancaman hukuman pidana penjara paling lama 9 tahun,” kata Kombes Bismo didampingi Kepala Satreskrim Polresta Bogor Kota Kompol Rizka Fadhila. (Hrs)

ARTIKEL REKOMENDASI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *