Partai Politik Tanpa Ideologi

Headline, Sosok967 views

Ideologi memiliki beberapa dimensi: pertama, ideologi adalah ilmu pengetahuan tentang ide – ide yang berkait tentang tujuan, jalan dan arah sebuah kelompok kecil maupun besar. Ide itulah untuk selanjutnya mempengaruhi pikiran, perasaan dan perilaku yang kemudian membentuk identitas diri dan kelompoknya. Kedua, karena adanya kesatuan dan persamaan ide, ideologi itu pun yang menjadi alat kohesi atau integrasi kelompoknya, dan yang ketiga, ideologi itu bersifat inventif (merancang), imajinatif dan kreatif yang bisa menghasilkan solusi alternatif bagi Setiap langkah atau permasalahan yang dihadapinya.
Kalau kita mengacu kepada tiga kriteria atau dimensi ideologi diatas, adakah partai partai politik sekarang memiliki ideologi. Sering kali ideologi itu hanya disematkan pada partai lewat identifikasi sejarah. Sosialisme, Nasionalisme, dan Islamisme hanya menyematan yang diberikan oleh pengamat yang ditarik benang merahnya dari peristiwa sejarah. Jika, ideologi tidak memeberikan tujuan yang jelas, jalan yang pasti dan arah yang tepat, maka sejatuinya ideologi tersebut sudah tidak bisa lagi berdialektika, dengan kata lain ideologi dimaksud sudah mati.
Ketiadaan tujuan yang jelas, jalan yang ditempuh pun tidak pasti dan arah yang memandu pun keliru, maka politik transaksional menjadi pilihan demi sebuah eksistensi. Tidak ada lagi kepentingan ideologi yang ada kepentingan diri, keluarga dan kelompok. Partai tanpa ideologi adalah partai mati yang menjadikan politikus seperti jombi bergentanyangan mencari teman untuk membohongi rakyat. Sebagaimana yang dikatakan oleh Iwan Fals dalam liriknya: “Dunia politik dunia bintang. Dunia hura-hura para binatang. Berjoget dengan asyik”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *