Cibinong – LS Vinus menyelenggarakan diskusi publik bersama DPRD Kabupaten Bogor periode 2025-2029 untuk mengawal rencana program kerja dan keterbukaan fungsi legislatif.
Founder LS Vinus, Yusfitriadi menjelaskan, hadirnya ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara merupakan langkah yang baik untuk mengawal peran legislatif di Bumi Tegar Beriman.
“Ketika ketua DPRD sudah berdialog dengan masyarakat tentu saya pikir sudah langkah menarik untuk masyarakat bisa mendorong apapun, mengawal apapun memberikan kontribusi apapun termasuk memberikan saran apapun untuk Kabupaten Bogor,” kata Yus. Rabu 15 Januari 2025.
“Bagi saya ini adalah langkah yang menarik bagi masyarakat punya harapan bahwa DPRD ke depan akan bekerja sesuai dengan fungsinya,” lanjut dia.
Dengan begitu, anggota DPRD yang dipilih rakyat, tidak lupa dari mana dan oleh siapa sehingga mereka bisa duduk di kursi legislatif.
“Harapannya itu diikuti oleh kawan-kawan yang lain termasuk pimpinan yang lain, soalnya bukan rahasia lagi seperti saya sampaikan diawal bahwa biasanya setelah menjadi anggota dewan itu menjadi superior, paling bisa, kebal kritik, paling pinter,” jelas dia.
Yusfitriadi menilai, anggota DPRD Kabupaten Bogor lainnya bisa mencontoh Sastra Winara yang terbuka dalam dialog soal tugas dan fungsi dewan.
“Maka kemudian DPRD yang lain bisa mengikuti langkah pak ketua yang komunikatif saya pikir kita layak berharap bahwa DPRD Kabupaten Bogor bisa memberikan yang konstruktif,” tutur dia.
Karena, Yus mengakui bahwa peran Dewan saat ini belum terlihat formulasinya, maka perlu adanya pembuatan skema di DPRD Kabupaten Bogor.
“Yang agak sulit dan sampai hari ini perannya itu masih belum terlihat formulasinya itu pengawasan, nah saya pikir peran pengawasan DPRD harus punya skema,” tutup dia.
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara menyampaikan bahwa, rencana program kerja DPRD terdapat beberapa, salah satunya rancangan RAPBD tahun 2025.
“Rencana kerja 2025 tentu kita sudah susun di tahun 2024, yang paling penting rencana kerja kita di tahun 2025 adalah bagaimana peran DPRD di pemerintahan pertama. Kemaren alhamdulillah selesai merancang RAPBD 2025 bulan November kemarin, sebesar Rp. 11,1 triliun,” ungkapnya.





