bogorOnline.com-GUNUNG PUTRI
Ribuan warga Desa Ciangsana, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, memadati lapangan sepak bola desa bulum lama ini. Kehadiran massa yang membludak ini dalam rangka memeriahkan penyambutan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah.
Kegiatan pawai obor yang diikuti oleh masyarakat dari sembilan dusun tersebut berlangsung meriah, tertib, dan penuh dengan semangat kebersamaan.
Tahun ini, panitia mengusung tema yang cukup sentral dan relevan dengan kondisi sosial saat ini, yakni “Generasi Tangguh di Era Digital, Hijrah dari Narkoba, Judi Online dan Pinjaman Online”. Melalui tema ini, acara diharapkan menjadi momentum nyata untuk mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, agar menjauhi berbagai perilaku negatif yang dapat merusak masa depan.
Semarak Cahaya Obor dan Kembang Api
Pantauan di lokasi, sejak sore hari ribuan peserta dari berbagai kalangan usia mulai memadati area lapangan dengan membawa obor bambu serta berbagai atribut Islami.
Suasana malam berganti religius sekaligus semarak saat peserta pawai mulai berjalan mengelilingi wilayah desa sembari melantunkan shalawat dan takbir secara bersahutan.
Kemegahan acara semakin terasa dengan adanya pertunjukan petasan dan kembang api yang menghiasi langit malam Ciangsana. Cahaya warna-warni di udara yang berpadu dengan lambaian ribuan obor di darat menciptakan pemandangan memukau, sekaligus menjadi hiburan tersendiri bagi warga yang menonton di pinggir jalan.
Pesan “Hijrah Digital” dari Kepala Desa
Kepala Desa (Kades) Ciangsana, Udin Saputra, menegaskan bahwa peringatan Tahun Baru Islam di desanya bukan sekadar seremonial tahunan. Lebih dari itu, agenda ini merupakan sarana memperkuat nilai-nilai keagamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Melalui peringatan 1 Muharam 1448 Hijriah ini, kami ingin mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, untuk melakukan hijrah menuju kehidupan yang lebih baik,” ujar Udin Saputra kepada awak media di lokasi.
Udin juga menyoroti tantangan berat di era digital yang menjerat sebagian masyarakat saat ini, seperti penyalahgunaan narkoba, maraknya judi online (judol), hingga jebakan pinjaman online (pinjol).
”Karena itu kami mengangkat tema ‘Generasi Tangguh di Era Digital’ agar masyarakat, terutama remaja kita, bisa lebih bijak dan membentengi diri dalam memanfaatkan teknologi,” tambahnya.
Di akhir wawancara, Udin menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas antusiasme warga dari sembilan dusun yang kompak menyukseskan acara ini. Ia bersyukur karena semangat syiar Islam dan persaudaraan di Desa Ciangsana masih sangat kental.
Secara keseluruhan, aksi pawai obor berjalan dengan aman, tertib, dan penuh khidmat hingga selesai. Pemerintah Desa Ciangsana berharap kegiatan serupa dapat terus dipertahankan setiap tahunnya sebagai wadah membangun karakter generasi muda yang religius dan berdaya saing.(rul)





