Ngeriii, Pilkades di Tengah Wabah Covid 19, Calon Diminta Kedepankan Prokes

BOGORONLINE.com, BOGOR TIMUR – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang akan digelar secara serentak pada 20 Desember 2020 di 88 desa se-Kabupaten Bogor, dibayang-bayangi merebaknya Corona Virus Disease 2019 (Covid 19). Virus mematikan itu mengancam keselamatan jiwa warga setempat.

Dua desa di wilayah timur Kabupaten Bogor, Desa Limusnunggal dan Cileungsi Kidul, Kecamatan Cileungsi akan menggelar pesta demokrasi tersebut. Saat ini, keduanya telah memasuki tahapan, penetapan nomor urut calon.

Komandan Rayon Militer (Danramil) 2106 Cileungsi Mayor (Inf) Acep Komarudin di depan Calon Kades Limusnunggal mengingatkan agar memperhatikan protokol kesehatan (Prokes) dengan 3M, Mencuci tangan, Memakai masker dan Menjaga jarak. Kalau tidak, dikhawatirkan terjadi klaster baru di Cileungsi.

“Saya menghimbau seluruh warga dalam pilkades ini, memperhatikan prokes demi keselamatan dan kebaikan kita bersama,” kata Acep Komarudin saat memberikan sambutan di Limusnunggal, Jumat (11/12).

Demi keselamatan warga, TNI bersama Polri berkomitmen akan terus memantau pelaksanaan pilkades di wilayah itu. Pihaknya akan melakukan tindakan tegas apabila warga tidak memperhatikan.

Kepada para calon kades Limusnunggal, Galih Rakasiwi nomor urut (1), Roi Kasenda (2) dan Muhammad Subur (3) diminta agar memperhatikan prokes. Menghimbau pendukung dan simpatisan tidak berkerumun dan memperhatikan prokes 3M.

“Kalau tidak memperhatikan keselamatan warga dengan menghimbau para pendukung dan simpatisannya, kami bisa melakukan tindakan tegas. Bisa berujung fatal, dengan diskwalifikasi calon,” tegasnya.

Polsek Cileungsi melalui AKP Sularso menegaskan, seluruh warga tidak diperkenankan berkerumun. Kalau ada yang berkerumun, tidak memperhatikan 3M akan dilakukan tindakan tegas.

“Sesuai arahan pimpinan Polri, warga tidak boleh berkerumun. Kalau ada yang berkerumun tanpa memperhatikan prokes, tidak segan-segan akan kami bubarkan,” tegas Sularso

Salah satu calon kades, Muhammad Subur mengatakan kesiapannya atas himbauan itu. Dirinya yang juga Aparatur Sipil Negara (ASN) memahami betul karena sering melakukan sosialisasi kepada warga akan penerapan prokes.

“Saya memahami betul maksud unsur TNI/Polri, demi menekan penyebaran virus mematikan itu. Saya dan teman-teman sering melakukan, sosialisasi penerapan prokes guna melawan covid 19,” kata Subur yang juga Anggota Unit Tibum Kecamatan Cariu kepada wartawan yang mengantongi nomor urut 3 di kediamannya.

Lanjut Subur, sejak mencalonkan diri sebagai kepala desa, dirinya telah membagikan ribuan masker kepada pendukungnya. “Saya sudah mengingatkan seluruh pendukung dan simpatisan agar memperhatikan prokes. Ribuan masker telah saya sebar sebagai bentuk perlawanan terhadap covid 19,” tandas Subur. (Soeft)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *