Dua Pengusaha Maju, Satu Mundur

Headline, Kota Bogor1.3K views

BOGORONLINE.com, Bogor Barat – Dua pengusaha maju dalam pencalonan ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Bogor di Musyawarah Kota (Mukota) ke VII. Kedua bakal calon itu, Agus Junaidi dan Almer Faiq Rusdi yang mendaftar diri jelang penutupan pendaftaran pada Senin (29/3/2021).

Agus Junaidi merupakan bakal calon yang pertama mendaftarkan diri serta menyerahkan berkas kepada Steering Committee (SC) dan Organizing Committee (OC) di kantor Kadin Kota Bogor. Agus datang bersama tim suksesnya.

Selepas itu, SC dan OC kembali menerima pendaftar kedua atas nama Almer Faiq Rusdi. Almer Faiq datang bersama tim sukses dan dihantarkan sejumlah pengusaha konstruksi dan pengusaha UKM.

Ketua Timses Almer Faiq, Dida Wahyudi mengatakan, Almer Faiq mempunyai visi dan misi Kadin memajukan Kota Bogor. Dalam rangka sebagai mitra dengan Pemerintah Kota Bogor, akan mengadvokasi seluruh pengusaha dari kalangan apapun untuk bergerak bersama-sama memajukan Kota Bogor.

“Mudah-mudahan keberadaan Kadin kedepan bisa mengisi secara dinamis baik itu kalangan jasa kontruksi maupun UKM. Insyaallah, jika terpilih nanti ada langkah yang pertama akan membangun fisik kantor Kadin,” kata Dida.

Dida yang juga ketua Gapeksindo itu menyatakan, Almer Faiq sudah mengantongi banyak dukungan yang mayoritas dari asosiasi jasa kontruksi.

“Untuk jasa konstruksi ada 11 asosiasi tergabung mendukung semua. Totalnya ada 600 suara dan hampir semua mendaftar sebagai peserta,” jelasnya.

Di tempat terpisah, Deswaty Diningsih yang sebelumnya akan maju sebagai bakal calon ketua Kadin menyatakan mengurungkan niatnya. Keputusannya itu diambil berkaitan dengan sistem pemilihan dalam Mukota ke VII.

“Saya hari ini menyatakan tidak jadi mencalonkan ketua Kadin periode 2021-2026. Karena sampai detik ini saya belum melihat perubahan dari pelaksanaan Mukota. Beberapa waktu yang lalu, saya terus menanyakan hal kejelasan mekanisme pemilihan, sampai saat ini saya tidak mendapat perubahan apapun,” ungkap Deswaty didampingi Jubir Timsesnya, Noor Rafita.

Wakil Ketua Kadin Kota Bogor periode 2015-2020 Bidang Pariwisata itu pun mengaris bawahi tiga hal.

“Proses pemilihan SC OC tidak transparan, dan semestinya melalui rapat pleno sesuai AD ART. Kemudian untuk pemilihan, kami sudah berkoordinasi dengan Jabar, sudah menyepakati bisa melakukan Mukota dengan peserta 200 orang. Tapi panitia sampai hari ini masih menetapkan 100 orang.”

Ia menyebut apabila 100 peserta dengan tiga bakal calon, artinya satu bakal calon hanya bisa membawa suara dari 30 orang. Sementara anggota yang memiliki KTA sebagai calon peserta saat ini berjumlah 900 orang.

“Apakah itu bisa terwakili aspirasinya dengan 100 orang. Itupun dikurang dengan undangan hanya 80 orang,” tegasnya.

Dirinya sudah mengajukan aspirasi dari pendukungnya untuk sistem pemilihan dengan one man one vote (satu orang membawa satu suara). Dengan tidak mencalonkan sebagai ketua Kadin, Deswaty mengatakan, pendukungnya yang berjumlah 300 orang mungkin juga tidak menjadi peserta.

Sementara itu, Ketua OC, Gin Gin Ginanjar mengatakan, hingga batas waktu pada 29 Maret pukul 16.00 WIB, ada dua orang bakal calon yang mengembalikan formulir pendaftaran. Keduanya, adalah Agus Junaidi dan Almer Faiq Rusdi.

Sedangkan untuk peserta Mukota yang mendaftar tercatat berjumlah 595 orang. Sementara untuk anggota Kadin yang memiliki KTA, Gin Gin mengatakan, berjumlah ada 968 orang.

Setelah tahapan ini, SC selanjutnya akan melaksanakan verifikasi berkas terhadap bakal calon maupun peserta mulai besok. Sekretaris SC, Onang Suhendar menambahkan, untuk proses verifikasi berkas bakal calon akan disaksikan oleh tim sukses masing-masing, juga Kadin Jabar.

Selain dari itu, sambung dia, besok juga akan dilaksanakan simulasi mengenai perhitungan formula Mukota ke VII Kadin Kota Bogor yang akan menggunakan sistem keterwakilan.

Untuk peserta Mukota sendiri akan ditetapkan dua hari jelang Mukota atau 3 April.

“Mukota masih terjadwal 5 April yang dilaksanakan di Salak Heritage. Dari rekomendasi dari Satgas Covid-19 maksimal 100 orang,” tandasnya. (Hrs)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *