PTM di Kota Bogor Masih Lanjut 50 Persen

BOGORONLINE.com, Kota Bogor – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor mengikuti instruksi Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Barat untuk menunda Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen. Hal ini mengingat Kota Bogor kembali berstatus Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2.

“Rencana PTM 100 persen sudah keluar dari SKB 4 menteri (Menteri Pendidikan, Menteri Kesehatan, Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri),” ujar Kepala Disdik Kota Bogor, Hanafi dalam keterangannya, Jumat (7/1/2021).

Hanafi mengatakan, PTM 100 persen memungkinkan dilaksanakan dengan catatan tenaga pendidik sudah semua menerima vaksinasi. Saat ini, pihaknya tengah mengumpulkan bukti sertifikat vaksin dari tenaga pendidik dengan tujuan untuk menyisir yang belum disuntik vaksin dengan alasan non medis.

“Disdik berkoordinasi dengan Dinkes akan menjadwal ulang vaksinasi tenaga pendidik yang sekarang masih kurang sekitar 10 persen lagi,” kata Hanafi.

Hanafi menekankan vaksinasi bagi tenaga pendidik wajib 100 persen. Pasalnya, jika ada yang tidak mau divaksin bukan karena alasan medis, maka akan terkena sanksi sesuai di SKB 4 Menteri.

Iapun menghimbau agar tenaga pendidik yang belum melakukan vaksinasi untuk segera vaksin. “Kami juga kejar target untuk vaksinasi anak-anak bisa dipercepat,” terangnya.

Dalam kesempatan ini, dikatakan Hanafi, mengingat saat ini status Kota Bogor berada di level 2 dan sesuai instruksi Disdik Provinsi Jawa Barat, maka di wilayah Bodetabek (Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi) untuk PTM 100 persen ditunda sampai akhir Januari.

Dengan begitu, setelah libur sekolah, pelaksanaan PTM di Kota Bogor seperti sebelumnya yakni PTM 50 persen. “Jadi PTM di Kota Bogor masih seperti sebelumnya 50 persen atau bergantian sesuai kebijakan sekolah. Pembagian raport pada Senin nanti pun akan dibagi jadwalnya, tidak serentak. Jadi prokes (protokol kesehatan) tetap terjaga,” katanya. (Hrs)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *