BOGORONLINE.com – Himpunan Mahasiswa Islam Majelis Penyelamat Organisasi (HMI-MPO) Bogor menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Kota Bogor, pada Jumat (2/9/2022). Aksi tersebut terkait wacana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi oleh pemerintah.
Aspirasi yang disampaikan pengunjuk rasa ditampung langsung Wakil Ketua III DPRD Kota Bogor M. Rusli Prihatevy, yang rencananya akan didiskusikan dengan anggota DPRD Kota Bogor lainnya saat rapat Badan Musyawarah (Banmus) nanti.
“Kami akan menindaklanjuti tuntutan teman-teman mahasiswa ini dengan rekan-rekan anggota lainnya,” ujar Rusli.
Rusli mengapresiasi langkah dari mahasiswa yang terus menyuarakan tuntutan demi kemaslahatan masyarakat. Ia juga menegaskan DPRD Kota Bogor akan terus terbuka dan siap menampung aspirasi warga.
“Terimakasih kepada teman-teman mahasiswa yang terus menyuarakan tuntutan masyarakat dan kami DPRD Kota Bogor akan terus terbuka dan menampung aspirasi dari mahasiswa dan masyarakat untuk ditindaklanjuti,” pungkasnya.
Untuk diketahui, isi tuntutan mahasiswa HMI MPO Bogor menolak wacana kenaikan harga BBM oleh pemerintah pusat. Tak hanya itu, para mahasiswa juga menuntut Pemerintah Kota Bogor untuk membenahi moda transportasi untuk menghilangkan kemacetan di Kota Bogor. Sebab berdasarkan survey, Kota Bogor merupakan kota termacet ke-5 se-Indonesia.
Usai menggelar aksinya di depan Gedung DPRD Kota Bogor, para mahasiswa melanjutkan aksi serupa di depan Istana Bogor. (Hrs)





