bogorOnline.com
Kepala Bidang Perdagangan pada Dinas Koperasi Perindustrian, UKM dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Bogor Jona Sijabat mengatakan, pihaknya memastikan bahwa temuan sebanyak 1,5 ton mi kuning mengandung formalin di Pasar Bulak Klender, Jakarta Timur yang katanya asal Cileungsi itu tidak benar.
Pihaknya telah menghubungi Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan (KUMKMP) Provinsi DKI Jakarta yang menemukan mie tersebut dan meraka mengatakan memang terjadi salah paham. Sebab lokasi temuan mie itu yang dibawa menggunakan mobil pikap berada diperbatasan antara Kabupaten Bogor dan Kabupaten Bekasi.
“Setelah ditelusuri oleh meraka ternyata asalnya dari Bekasi bukan Bumi Tegar Beriman,” ujar Jona saat menghubungi bogorOnline.com Rabu (3/8/16).(rul)




