Tajurhalang – bogoronline.com – Warga Bumi Tegar Beriman, layak bersyukur, karena selain dianugerai alam yang indah, Kabupaten Bogor juga banyak memiliki situ yang berfungsi sebagai tempat penampungan air, untuk mencegah Jakarta kebanjiran.
Berdasarkan data Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Ciluwung – Cisadane, di Kabupaten Bogor ini terdapat sedikitnya 95 situ, dengan rincian 94 diantaranya dibangun semasa Pemerintahan Kolonial Hindia Belanda dan satu lagi Situ Alam Telaga Warna, di kawasan Puncak, Kecamatan Cisarua.
Satu diantara 95 situ yang dibuat manusia yakni Situ Tonjong, Kecamatan Tajurhalang, namun sayangnya situ yang lokasinya persis Jalan Raya Tonjong, seperti tak terurus. Hal itu disebabkan, kewenangan pengelolaan masih ditangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
“Situ Tonjong, memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi tempat wisata, tapi sayangnya niat kami untuk mengelola terkendala perizinan, karena sampai sekarang penanggung jawab pengelolaan situ masih ditangan Provinsi Jawa Barat,” kata Kepala Desa Tonjong Didin Sahrudin, Senin (08/08).
Pemerintah desa kata Didin, seandainya diberikan izin mengelola, Situ Tonjong akan disulap menjadi obyek wisata alam. “Pemandangan alam di Situ Tonjong sangat indah, uniknya lagi lokasinya mudah dijangkau, karena berada di pinggir jalan, kita tinggal memoles dan melengkapi fasilitas pendukung saja, uang pun pasti akan ngalir,” ujarnya.
Tak hanya itu, Pemerintan Provinsi Jawa Barat pun, kata Didin tak perlu lagi mengeluarkan anggaran perawatan. “Jika sudah dikelola, tentunya perawatan akan menjadi tanggung jawab desa. Itu kan sangat meringankan beban Pemerintah Provinsi Jawa Barat,” ungkapnya.
Anggota DPRD Kabupaten Bogor asal daerah pemilihan VI Yusni Rivai, mendukung rencana Pemerintah Desa Tonjong, yang berniat mengelola Situ Tonjong, untuk dijadikan obyek wisata alam. “Tapi, tak mudah untuk mengelola situ, karena harus mendapatkan izin dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Kalau Pemerintah Desa Tonjong serius, kami (DPRD –red) siap memfasilitasi,” katanya.
Menurut politisi PDI Perjuangan, banyak manfaat bila situ dikelola pemerintah desa setempat, salah satunya penyerapan tenaga kerja dan adanya pemasukan baik ke kas desa maupun Pemerintah Kabupaten Bogor. “Menurut saya sih, memang lebih baik pengelolaan situ itu diserahkan ke Kabupaten Bogor, supaya keberadaannya bisa dimanfaatkan, tak hanya sebatas tempat penampungan air saja,” pungkasnya. (Iwan/zah)





