Pabuaran Minta Mobil Siaga

Kemang – bogoronline.com- Kebijakan Pemerintah Kabupaten Bogor yang memberikan bantuan pembelian mobil siaga untuk 128 desa, ternyata membuat iri desa-desa yang tak mendapatkan jatah, semisal Desa Pabuaran, Kecamatan Kemang.
“Tahun 2015 lalu, Pabuaran tidak mendapatkan jatah, makanya kami telah mengusulkan kepada Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) agar pada tahun 2016 ini, Pabuaran masuk sebagai desa penerima bantuan pembelian mobil,” kata Kepala Desa Pabuaran Ayoh Yohana, Selasa (23/02).
Mobil siaga itu kata Ayoh sangat diperlukan, untuk melayani warga hendak berobat ke rumah sakit. Selain itu mobil siaga ini juga diperlukan untuk meningkatkan kinerja perangkat desa, dalam melayani warga.
“Kalau dengan ada mobil siaga ini kan, perangkat desa tak perlu kehujanan atau kepanasan, apalagi kan warga kami ini tinggal di pelosok kampung yang tak ada angkutan umum melintas” ujarnya.
Camat Kemang Wahyu Hadi Setiono mengapresiasi langkah kepala Desa Pabuaran yang mengajukan proposal bantuan keuangan untuk pengadaan mobil siaga. “Tahun 2015 lalu, di Kecamatan Kemang hanya beberapa desa saja yang mendapatkan bantuan, kami berharap tahun 2016 semua desa yang belum bisa memiliki mobil siaga,” katanya.
Kepala BPMPD Deni Ardiana mengatakan, pada tahun 2016 ini semua desa yang belum kebagian mobil siaga, diupayakan mendapatkan bantuan keuangan. “Namun anggarannya tak masuk APBD reguler, melainkan diperubahan sama seperti bantuan tahun 2015 lalu,” jelasnya.
Deni lebih lanjut mengatakan, pemberian bantuan uang untuk pengadaan mobil desa siaga itu, merupakan upaya dari Pemerintah Kabupaten Bogor membantu sekaligus mendorong percepatan pembangunan di wilayah pedesaan.
“Dengan adanya mobil siaga ini kan, warga yang hendak berobat ke rumah sakit, tak perlu lagi nyewa angkot atau kendaraan lain. Nah yang menjadi tujuan kami, kenapa harus memberikan bantuan,” pungkasnya. (Zah)

ARTIKEL REKOMENDASI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *