Hotel Royal Tulip Didemo Warga

Sukaraja – bogoronline.com – Puluhan warga dari RW.01,02 dan 03 Desa Gunung Geulis, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, menuntut managemen Hotel Royal Tulip untuk memperhatikan warga sekitar Hotel dengan memprioritaskan tenaga kerjanya sesuai dengan kemampuan.

“Kami ingin agar Hotel Royal Tulip yang berdiri di lingkungan kami agar memprioritaskan dan menuntut tenaga kerja yang berasal dari Desa Gunung Geulis sesuai sesuai dengan kemampuan yang dimiliki. Kami juga menuntut agar pengusaha atau investor bersedia membantu segala kegiatan dan program yang berada di wilayah Desa Gunung Geulis baik dari segi keamanan, sosial dan kemanusiaan,” kata koordinator aksi Nurdin, (15/5/16).

Nurdin juga menambahkan, selain tuntutan tersebut, warga juga menuntut agar investor atau pengelola perusahaan senantiasa mampu menjaga keamanan, ketertiban dan kebersihan serta memperhatikan aspek lingkungan.

“Sejak berdirinya Hotel Royal Tulip, tidak terbuka terhadap lingkungan baik dari kurangnya penyerapan tenaga kerja warga sekitar maupun perhatian sosial lainnya,” ungkapnya.

Dalam aksi unjuk rasa tersebut, dikawal oleh pihak Kepolisian Sektor Sukaraja yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Kompol Djoko Susilo. Kapolsek juga memfasilitasi mempertemukan perwakilan dari pengunjuk rasa dengan manajemen Hotel Royal Tulip.

Dalam pertemuan tersebut, pihak hotel berjanji akan mengakomodir tuntutan warga, namun hanya bersifat terbatas dan bertahap karena Hotel baru buka. “Kami akan mengakomodir warga sekitar Hotel terkait dengan tenaga kerja, namun karena kami baru buka maka akan dilakukan secara bertahap,” kata HRD Hotel Royal Tulip, Rifky dalam pertemuan tersebut.

Sejumlah warga berharap, agar penerimaan tenaga kerja dapat di realisasikan bukan hanya janji. Hasil pertemuan tersebut juga dibuatkan dalam surat berita acara yang kemudian ditanda tangani oleh perwakilan warga dan pihak managemen Hotel Royal Tulip. (di)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *