bogorOnline.com
Disadur dari salah satu media online nasional, ajang babak final FA Cup 2016yang akan berlangsung di stadion kebanggaan masyarakat Inggris, Wembley Stadium, Sabtu (20/5) malam WIB, bakal menjadi laga terbesar musim ini bagi Manchester United dan Crystal Palace.
Manchester United tentunya berharap banyak dari babak final ini. Jika mereka sukses meraih trofi FA Cup, bisa menjadi penawar duka setelah mereka gagal meraih tiket ke kompetisi Liga Champions musim depan. Selain itu, gelar ini bakal mengakhiri dahaga gelar FA Cup yang terakhir kali diraih pada tahun 2004 silam, sekaligus menyamai raihan Arsenal yang mengoleksi 12 gelar trofi Piala FA.
Untuk Crystal Palace sendiri, babak final ini menjadi momentum yang paling pas untuk membalaskan dendam setelah hanya meraih posisi runner-up di tahun 1990. The Eagles juga berkesempatan untuk berlaga di kompetisi Liga Europa musim depan, jika mereka sukses mengangkat trofi FA Cup pada musim ini.
Uniknya, stadion Wembley juga bisa menjadi tempat yang paling spesial untuk pelatih The Red Devils, Louis van Gaal. Pelatih asal Belanda ini, tentunya akan menjadikan laga final ini sebagai perpisahan yang sempurna, jika manajemen United memutuskan untuk menggantikan dirinya dengan Jose Mourinho pada musim depan.
Laporan terbaru menyebutkan, Louis van Gaal sendiri telah ditawarkan peran sebagai direktur sepakbola oleh manajemen Manchester United. Hal ini berarti, kemungkinan besar Jose Mourinho akan mengambil kendali posisi pelatih tim utama. Meski demikian, pelatih gaek tersebut tidak memusingkan hal tersebut.
“Trofi Piala FA sangat penting bagi pemain dan klub besar ini. Kami akan berusaha keras untuk memenangkan laga final ini, sekaligus memberikan penghormatan kepada fan yanng telah mendukung kami sepanjang musim ini,” kata Louis van Gaal dilansir laman Goal.
Menjelang laga final ini, kubu Setan Merahtidak terlalu dipusingkan dengan masalah cedera pemain. Tercatat, hanya Marcos Rojo, Bastian Schweinsteiger, dan Will Keane yang cedera. United kemungkinan besar akan menurunkan penjaga gawang David de Gea untuk mengawal mistar. Sementara, di barisan pertahanan akan ditempati oleh kuartet, Valencia, Smalling, Blind dan Borthwick-Jackson.
Untuk formasi gelandang, kapten Wayne Rooney akan menjalin kerjasama dengan Carrick dan Lingard, guna memberikan suplai bola kepada penyerang muda, Marcus Rashford, yang berperan sebagai striker utama di depan. Dirinya akan mendapat dukungan dari Anthony Martial di sisi kanan dan Juan Mata di sisi kiri.
“Titik awal dari tim ini untuk menang adalah tampil mengesankan dan melakukan semuanya dengan baik. Meski semua itu bergantung pada banyak faktor. Namun, jika kami menang 1-0 itu juga cukup. Menang adalah hal yang paling penting di final,” kata Louis van Gaal di lansir laman BBC.
Pada bagian lain, pelatih Crystal Palace, Alan Pardew, merasa optimistis bahwa anak asuhnya memiliki kesempatan untuk mengakhiri penantian panjang untuk merebut gelar juara turnamen bergengsi. Sebagai mantan pemain yang dikalahkan oleh United dalam laga final di tahun 1990, Pardew mengklaim bahwa tekanan malah ada di sisi Setan Merah.
“Saya kira mereka justru merasa tekanan yang lebih besar. Sejarah yang berbeda, akan menjadi kesempatan bagi kami untuk mengalahkan mereka. Jika kami sukses di final, hal ini akan menjadi trofi bergengsi pertama bagi klub. Tentunya, akan sangat baik jika kami bisa menambahkan gelar juara dalam sejarah klub ini,” kata Pardew dilansir laman Goal.
Manajer berusia 54 tahun ini telah menegaskan, timnya malah enggan mengusung tekad untuk membalas dendam saat berhadapan dengan United di babak final. Terlebih, banyak pihak yang menyatakan bahwa The Eagles merupakanunderdog dalam laga ini.
Meski demikian, penampilan Palace sendiri di kancah Piala FA menunjukkan hal yang sebaliknya. Mereka sukses mengalahkan sejumlah tim utama Premier League, Southampton, Stoke City, Tottenham Hotspur, Reading dan Watford untuk lolos ke babak final.
“Tidak ada balas dendam. Ini adalah tentang tim yang mendapatkan kesempatan tampil di babak final dan berusaha keras untuk memenangkannya. Kami tidak akan tenggelam terhadap memori tahun 1990,” kata Pardew.
Perkiraan Susunan Pemain:
Manchester United: De Gea, Valencia, Smalling, Blind, Borthwick-Jackson, Carrick, Rooney, Martial, Mata, Lingard, Rashford.
Pelatih: Louis van Gaal.
Crystal Palace: Hennessey, Ward, Dann, Delaney, Souare, Cabaye, McArthur, Puncheon, Bolasie, Wickham, Zaha.
Pelatih: Alan Pardew.(rul)





