Nanggung – bogoronline.com – Isu soal kelestarian lingkungan hidup belakangan ini terus dikampanyekan sejumlah pihak, selain LSM dan para pencinta alam, sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berada dibawah naungan Kementerian BUMN, kini diwajibkan untuk ikut berperan serta aktif baik dalam bentuk gerakan kampanye maupun aksi nyata.
PT. Antam (Persero) Tbk, Unit Bisnis Penambangan Emas Pongkor (UBPE), tak mau ketinggalan, BUMN yang bergerak di sektor pertambangan galian A ini, ikut aktif mengkampanyekan kepedulian lingkungan kepada semua elemen masyarakat yang ada di Kecamatan Nanggung dan sekitarnya, salah satu yang menjadi sasarannya adalah siswa SMA/SMK.
“Antam sebagai BUMN memiliki kewajiban moril bersama komponen masyarakat lainnya, untuk menjaga kelestarian lingkungan, makanya kita ajak siswa SMA/SMK untuk ikut dalam gerakan kampanye lingkungan dengan memberikan pemaparan pentingnya kelestarian lingkungan hidup bagi generasi berikutnya,” kata Vice President Operation, HR and Finance Rustaman, kepada wartawan ditemui usai memberikan materi lingkungan hidup kepada siswa SMK ABI Islamic Boarding School, yang berlokasi di Kampung Panjaungan, Desa Kaling Liud, Kecamatan Nanggung, Selasa (02/08).
Kegiatan pengenalan materi lingkungan hidup ini kata Rustaman, dikemas dalam program BUMN Mengajar, di mana pimpinan diwajibkan menjadi guru dadakan, untuk memberikan penjelasan soal upaya perusahaan menjaga lingkungan bekas areal tambang tetap lestari.
“Memberikan materi kepada siswa SMA/SMK itu penyampaiannya harus sederhana, beda kepada karyawan. Jadi, ketika saya didaulat jadi guru sehari di SMK ABI Islamic Boarding School, sehari sebelumnya saya sudah belajar, agar materi yang disampaikan mudah dicerna dan dimengerti siswa,” terangnya.
Selain lingkungan, kata Rustaman lagi, materi hukum juga disampaikan, nah khusus persoalan di Antam, yang disampaikan adalah keberadaan Penambang Emas Tanpa Izin (PETI). “Kepada para siswa kita jelaskan, kenapa PETI dilarang, karena aktivitas penambangan yang mereka lakukan, tanpa memperhatikan aspek kelestarian lingkungan,” ungkapnya.
Kepala Sekolah SMK ABI Islamic Boarding School, Cucu Rosmiyati mengapresiasi program pengenalan masalah lingkungan kepada para siswanya, sebab materi yang disampaikan petinggi PT. Antam UBPE Pongkor itu dapat memperkaya wawasan para siswa, terkait penambangan dan lingkungan hidup.
“Program seperti ini, kalau bisa berkelanjutan, jika dipandang perlu Antam dapat mengajak siswa melihat langsung kelapangan, sebab bila teori saja, sepertinya kurang lengkap, observasi lapangan itu sesuai dengan yang dianjurkan dalam kurikulum 2013 atau kurtilas,” tandasnya. (zah)





