Pileg 2019 Harus Masuk Tiga Besar Di Kabupaten Bogor PPP Wajib Menang

Babakan Madang – Kendati sampai sekarang  PPP masih bersiteru antara kelompok Rohmamurmuzy dengan Djan Faridz yang  menjalar ke tingkat daerah, termasuk Kabupaten Bogor, namun partai berlambang Ka’bah ini tetap memasang target masuk tiga besar pada pemilu legislatif (Pileg) 2019 yang akan datang. Bahkan khusus di Kabupaten Bogor PPP wajib menjadi juara pertama.

“Target masuk tiga besar itu sangat berat, tapi kami yakin dengan kekuatan dan kesolidan antar pengurus, target yang dibebankan Pak Rommamurmuzy, target itu Insya Allah tercapai,” kata Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Ade Munawaroh Yanwar, saat membuka musyawarah cabang (Muscab) PPP Kabupaten Bogor, di Hotel Lorin, Sentul, Kecamatan Babakan Madang, Minggu (16/10).

Adik kandung dari mantan Bupati Rachmat Yasin itu, bahkan meminta kader-kader PPP yang ada di Kabupaten Bogor harus memenangkan PPP di Pileg nanti. “Pada Pileg 2014 lalu, suara PPP di Kabupaten Bogor melonjak drastic, bahkan di daerah pemilihan (Dapil) II berhasil mengukir sejarah dengan meloloskan dua wakilnya, yakni Pak Juhanti dengan Pak Junaidi Samsudin,” ujarnya.

Padahal kata wakil ketua DPRD ini, daerah pemilihan II dalam sejarah keikutsertaan PPP dalam Pemilu dengan sistem dapil tak pernah mendapatkan dua kursi. “Ini menjadi tugas ketua DPC dan jajaran pengurus yang terpilih nanti,” tegasnya.

Keberhasilan meraih dua kursi di dapil II masih kata Ade, karena kepiawaian mantan ketua DPW PPP Jabar Rachmat Yasin yang merekrut orang-orang potensial mendulang suara, kendati mereka sebelumnya bukan kader.

“Di era sistem kepartaian modern ini, kita tak boleh menutup diri, kalau ada calon yang memang potensial harus diajak bergabung, supaya target PPP menang di Bumi Tegar Beriman tercapai,”  katanya.

Pada kesempatan itu, Ade Munawaroh mengatakan, meski tak lagi memimpin DPC PPP Kabupaten Bogor, karena harus berkonsentrasi membina DPC di 27 kota/kabupaten di Jawa Barat, khusus Kabupaten Bogor, tak akan ditinggalkan begitu saja. “Saya tetap akan memberikan perhatian buat Kabupaten Bogor, karena pemilih di Bumi Tegar Beriman cukup banyak dibandingkan daerah lainnya,” jelasnya.

Ade juga menegaskan, warga dan kader PPP tak perlu bingung lagi dengan kepengurusan baik ditingkat DPP, DPW maupun DPC. “Sesuai aturan hukum PPP Rohmamurmuzy lah yang kepengurusannya sah, karena telah mendapatkan surat keputusan dari Kementerian Hukum dan HAM. Dan itu dibuktikan dengan keikutsertaan PPP Pak Rommy ikut dibeberapa Pemilukada, diantaranya di DKI Jakarta, Kota Cimahi, Tasikmalaya dan Kabupaten Bekasi,” tegasnya.

Muscab kubu Rohmamurmuzy dengan format baru, dihadiri sejumlah pengurus DPP diantaranya Andi Surya Wijaya, anggota DPR RI asal daerah pemilihan Kabupaten Bogor Ahmad Farial dan sejumlah anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, seperti Yusuf Fuad dan Teuku Hanibal Asmar.  (Zah)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *