bogorOnline.com-
Ternyata tak semua kejadian di masa lampau tercetak di dalam buku. Bahkan beberapa di antaranya ada yang dihapus begitu saja.
Ini dilakukan bukan karena membuat malu atau lain sebagainya, melainkan karena kejadian ini sangat-sangat mengerikan.
Lantas seseram dan semengerikan apakah kejadian ini?
Mengutip dari Tribuntravel.com, berikut kisahnya :
1.Kasus pembunuhan masal yang terjadi pada tahun 1920an
Pembunuhan mengerikan ini terjadi di Bath School pada tahun 1927.
Dalang dari insiden ini adalah Andrew Kehoe, yang menjabat sebagai Bendahara di sekolah saat itu.
Pertama, ia membunuh istrinya yang kemudian disusuli dengan peledakan seluruh pertaniannya dengan dinamit. Tak sampai di situ, dia juga menanam puluhan ranjau di Bath School dan meledakanya.
45 orang tewas dalam insiden tersebut. Sementara 58 orangnya mengalami luka-luka.
2.Praktek pemotongan tangan di Kongo
Kejadian yang terjadi di Kongo ini tak kalah mengerikannya.
Pada abad ke-19 akhir, Raja Leopard II asal Belgia meminta sepotong tangan besar dari Afrika Tengah untuk tujuan kemanusiaan.
Awalnya tak ada yang mengetahui apa tujuan dari raja ini. Namun kemudian baru diketahui, jika Kongo tak bisa menghasilkan karet sesuai dengan perjanjian mereka. Sehingga tangan mereka menjadi sasarannya.
Kebrutalan ini semakin menjadi-jadi dengan memotong ratusan kepala. Akibatnya, sebanyak 10 juta orang tewas di bawah pemerintahan Belgia, atau kira-kira 10 persen dari total penduduk Afrika.
3.Tragedi kulit kepala dan hidung Andrew Jackson
Andrew Jackson merupakan seseorang yang anti terhadap penduduk asli Amerika. Hal itu pun mendorong dirinya untuk melenyapkan orang-orang Amerika. Tak puas dengan membunuh, dia bahkan memutilasi tubuh mereka.
Bukan hanya orang dewasa, anak-anak dan bayi pun menjadi sasarannya.
Dari pembantaiannya itu, Andrew telah mengkoleksi lebih dari 557 hidung korban.
4.Latih ratusan anjing untuk membunuh orang pribumi
Pada abad ke-15 dahulu, anjing bukanlah dijadikan sebagai hewan peliharaan melainkan alat senjata pembunuh manusia.
Praktek ini dilakukan oleh Spanyol, dan diterapkan oleh Columbus. Saat itu, mereka membawa beberapa senapan, pedang dan tak lupa ratusan anjing untuk menyerang warga pribumi Amerika.
Salah satu anjing yang terkenal dengan gigitan sadisnya adalah jenis Becerillo. Dalam waktu setenga jam saja, anjing ini bisa menewaskan lebih dari 33 penduduk lokal.(rul)
Sumber: palingseru.com





