Sarinah Pulau Yang Muncul, Ditengah Lumpur Lapindo

bogorOnline.com-
Sepuluh tahun silam, tragedi memilukan terjadi di Porong, Sidoarjo. Semburan lumpur panas muncul di sana yang mengakibatkan terusirnya warga sekitar. Total 19 desa terpaksa mengungsikan warganya. Dan bahkan hingga kini, masih banyak korban lumpur Lapindo yang hingga kini belum jelas nasibnya.
Terlepas dari itu, 10 tahun bencana Lapindo ternyata juga memberi warna baru bagi Sidoarjo. Luapan lumpur di sana yang dianggap bencana, kini bisa lebih sedikit dipandang positif oleh warga sana.
Nah, 10 tahun selepas pertama kali bencana lumpur ini muncul, ada pulau baru yang terbentuk dari semburan lumpur. Pulau Sarinah namanya. Satu bukti keajaiban bahwa Indonesia memang ‘tanah surga’.
Setelah bencana lumpur Lapindo meluas dan menenggelamkan berhektar-hektar wilayah Porong dan sekitarnya, lautan lumpur tersebut kini menjadi obyek wisata yang cukup populer di wilayah Sidoarjo. Beberapa waktu setelah bencana lumpur menenggelamkan Porong, kreativitas warga sekitar mulai muncul. Tak ingin berlama-lama terpuruk, daerah lumpur tersebut dimanfaatkan sebagai obyek wisata.
Yang terbaru, Pulau Sarinah namanya. Salah satu pulau indah yang muncul sebagai berkah dari bencana yang melanda warga Porong dan sekitarnya. Kalau kamu main ke Sidoarjo dan sekitarnya, jangan sampai lupa main ke sini ya.
Karena memang unik, Pulau Sarinah kerap jadi salah satu obyek wisata yang ramai di Sidoarjo. Namun, ternyata Pulau Sarinah nggak cuma difungsikan sebagai obyek wisata aja. Bagi sejumlah peneliti dan mahasiswa, pulau yang satu ini juga menjadi salah satu spot penelitian yang sangat penting.
Banyak mahasiswa yang meneliti proses terbentuknya pulau yang satu ini. Pun demikian dengan penelitian terhadap ekosistem pulau. Maklum lah. Pulau ini adalah pulau baru yang terbentuk dari lumpur. Banyak hal di sana yang masih jadi misteri. Unik deh pulau yang satu ini!
Pulau Sarinah merupakan pulau baru hasil dari sedimentasi lumpur di Desa Renokenongo, Kecamatan Porong. Ya, bencana Lapindo mengakibatya meluapnya lumpur di daerah Porong. Selama hampir lima tahun, lumpur yang terus meluap tersebut dibuang ke Sungai Porong. Nah, aliran sungai tersebut menghantarkan lumpur menjadi hamparan pulau di pesisir timur Sidoarjo.
Karena memang pulau yang terbentuk dari sedimentasi lumpur, tentu tak ada tumbuhan yang hidup di atasnya. Namun, beberapa warga kemudian berinisiatif untuk menanami pulau tersebut dengan pepohonan. Utamanya sih pohon bakau dan beberapa jenis pohon lainnya. Tak diduga, ternyata tumbuhan bisa tumbuh dengan indah di sana. Hasilnya? Yah, kamu bisa lihat sendiri lah ya.
Kamu jelas nggak akan rugi kalau main ke sana. Pemandangan sunrise di pulau Sarinah indahnya nggak kalah dengan di Sanur. Bedanya, di Sanur kamu bisa menikmati sunrise berteman pasir. Di Pulau Sarinah, pasirnya nggak ada. Yah, kan memang pulau Sarinah ini terbentuk dari sedimentasi lumpur. Mana ada pasirnya.
Bahkan kalau kamu ngecek di Google Maps, Pulau Sarinah ini sudah ada di sana. Ratingnya pun nggak main-main. 4,9! Dengan rating segitu, tentu main di sana dan menikmati indah sunrise-nya bakalan seru.
Memang sih bencana lumpur Lapindo belum berakhir sepenuhnya. Masih banyak warga tergusur karena lumpur yang nasibnya belum jelas bagaimana. Namun, setidaknya ada sedikit titik positif yang bisa diambil. Pulau Sarinah ini bisa jadi sebuah keajaiban di balik sebuah bencana. Semoga kasus lumpur Lapindo segera terselesaikan, ya.(rul)
Sumber:hipwee.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *