Bogor – bogorOnline.com
Menurutbya, konon bulan suci Ramadhan adalah madrasah untuk memperbaiki diri. Ramadhan juga sebagai ajang latihan dari godaan duniawi dan ukhrowi serta konon selepas bulan suci Ramadhan bahwa semua umat Muslim akan menjadi manusia yang lebih baik.
“Kalau saja The Spirit of Ramadhan terus mengiringi kita mulai hari ini hingga 11 bulan ke depan, Insya Allah tidak akan ada masalah di dunia ini, di kota ini,” ungkap Bima.
Pada kesempatan itu wali kota juga mengajak semua pihak untuk merenung sedikit saja seberapa besar dan seberapa serius mendapatkan makna dan hikmah dari Ramadhan dan Lebaran.
“Sebagian besar dari kita termasuk saya sendiri kehilangan makna Ramadhan dan Lebaran. Ketika maaf hanya di bibir, ketika halal bihalal menjadi sebatas ritual, ketika lepas dari Ramadhan kita tidak menjadi lebih baik. Tetapi mungkin sama saja,” tandasnya. (Nai)





