EGI GW : Seperti Eko Yuli Irawan, Kita Harus Bertekad Ukir Sejarah

beranda, Headline1.4K views

 

PARUNGPANJANG – Eko Yuli Irawan, peraih medali emas cabang olahraga angkat besi kelas 62 kg, pada Multieven Asian Games 2018 di Jakarta-Palembang, memberi kesan tersendiri bagi warga Kabupaten Bogor, khususnya Kecamatan Parungpanjang. Eko besar di Parungpanjang, mengenyam pendidikan di SMP PGRI Parungpanjang dan melanjutkan ke SMAN 1 Parungpanjang.

Ketua DPC Taruna Merah Putih, Egi Gunadhi Wibhawa mengatakan, Eko merupakan sosok muda yang mampu mengukir sejarah yang membanggakan bangsa Indonesia. “Prestasi yang dicapai oleh Eko merupakan hasil kerja kerasnya dan tekadnya yang kuat untuk menjadi bagian dari sejarah,” ujar, pria asal Parungpanjang tersebut.

Menurut Egi, penting bagi kita untuk tidak melupakan sejarah, namun jauh lebih penting dari itu yakni membuat sejarah. Menurut Egi, motivasi ini sangat penting untuk disampaikan kepada generasi bangsa. “Kita ini bangsa yang besar, karena itu kita harusbmencapai hal-hal besar. Semua itu bisa kita capai asalkan bersungguh-sungguh,” katanya.

Seperti kita ketahui, dalam Asian Games ke 18 Tahun 2018 yang diselenggarakan di Indonesia, Eko meraih medali emas. Raihan ini menambah daftar panjang prestasi alumni SMP PGRI Parunpanjang tersebut. Pada 2012 lalu, Eko menyumbang medali emas dalam ajang Olimpiade London 2012. Empat tahun sebelunya, pada Olimpiade Beijing 2008, Eko juga meraih medali perunggu, yang membuat sejumlah guru, teman dan tetangganya di Jl. Sawo RT. 03/10 Perumnas II Parungpanjang itu turut merasa bangga.

Yah, boleh dibilang karir Eko sebagai atlit profesional dimulai di Kecamatan Parungpanjang. Lifter kelahiran Lampung, 24 Juli 1989 itu, tercatat sebagai alumnus SMP PGRI Parungpanjang tahun 2003. di Parungpanjang, ia tinggal bersama Joni, pelatih angkat besi yang juga berasal dari Lampung.

Eko, tercatat sebagai siswa yang aktif mengikuti latihan yang dilaksanakan hampir setiap sore.

Prestasi Eko mulai berkembang saat ia mewakili Kabupaten Bogor pada ajang Pekan Olahraga Daerah (PORDA) Provinsi Jawa Barat. Saat itu, ia meraih medali emas.

Lulus dari SMP PGRI Parungpanjang, Eko melanjutkan pendidikan di SMAN 1 Parungpanjang. Bambang Supriyadi, guru pembimbing olahraga SMAN 1 Parungpanjang mengatakan, Eko merupakan anak yang fokus untuk mengejar cita-citanya. “Ia tidak punya banyak waktu untuk bermain, waktu luangnya selalu untuk berlatih, dari dulu saya sudah merasa yakin ia akan menjadi atlet profesional,” katanya.

Dibidang akademik, lanjutnya, Eko memang tidak terlalu menonjol. Namun, Bambang mengungkapkan, Eko merupakan pribadi yang supel dan memiliki hubungan baik dengan semua guru.

Di lingkungan tempat Eko tinggal, sejumlah teman bermain dan tetangganya juga mengakui, semangat dan kegigihan Eko dalam latihan. Fikri (24) mengatakan, bagi Eko latihan angkat besi sudah seperti hiburan yang menyenangkan. “Apalagi, waktu di sini memang jadi tempat kumpul dan latihan atlet angkat besi, mereka dibimbing pak Samsuri,” kata dia. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *