Lakukan Simulasi, RSUD Tangani Suspect Virus Corona hingga Isolasi Pasien

Headline, Kota Bogor1.5K views

BOGORONLINE.com, Bogor Barat – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor mempersiapkan diri untuk menangani pasien suspect virus corona atau covid-19. Guna kesiapsiagaan, RSUD melakukan simulasi penanganan pasien mulai dari Instalasi Gawat Darurat (IGD) hingga masuk ruang isolasi pada Rabu (4/3/2020).

Wakil Direktur Pelayanan RSUD Kota Bogor, Eddy Darma mengungkapkan, simulasi ini lakukan tujuan utamanya adalah untuk melindungi petugas dan masyarakat rumah sakit termasuk penanganan pasien sendiri dari awal masuk IGD sampai ruang isolasi.

“Ini sebenarnya belum lengkap karena sesuai prosedur pasien rencananya diantar lewat belakang tidak dari depan untuk menghindari kontaminasi di ruangan ini. Hanya karena bangunan belum beres terpaksa lewat sini. Nanti kita akan menambah pintu untuk membatasi ruangan di sebelahnya,” kata Eddy ditemui di ruang isolasi Batutulis blok 3 RSUD.

Menurut Eddy, penanganan yang dilakukan petugas RSUD dalam kegiatan simulasi sudah sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) dari Kementerian Kesehatan. Para petugas juga dilengkapi dengan Alat Pelindung Diri (APD).

“APD memang harus lebih menutupi tubuh petugas dalam bentuk celana panjang dan pakaian seperti jaket. Kita sudah punya itu, yang belum ada, sarung sepatu dan celana panjang,” tambah Eddy.

Dari simulasi hari ini, kata Eddy, ada hal yang menjadi bahan evaluasi untuk kedepannya dimana belum semua sama persepsi dan pengetahuan, oleh karenanya kegiatan ini perlu dilanjutkan lagi sampai betul-betul mahir.

“Nanti jika sudah ada benar (pasien suspect virus corona). Pergerakan orang juga dibatasi karena ada penularan lewat udara. Ideal berjarak 150 meter. Tapi untuk di rumah sakit itu tidak mungkin, jadi bisa dibatasi dengan penggunaan masker,” kata dia.

Eddy juga menjelaskan, pasien dirujuk ketika hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan lekositnya kurang dari normal, kemudian ditambah paru-paru ada gambaran memonya. Namun persoalannya ketika rujukan penuh, pasien akan tetap dirawat di RSUD.

“Sejauh ini belum ada (kasus virus corona) di RSUD Kota Bogor. Dan kita berharap itu tidak ada,” tandas Eddy. (Hrs)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *