Paguyuban PKL Pedati-Seketeng Tegaskan Tidak Ada Pungutan Apapun Terkait Penundaan Relokasi

Headline, Kota Bogor1.3K views

BOGORONLINE.com, Kota Bogor – Paguyuban PKL Pedati-Lawang Saketeng angkat bicara soal adanya informasi pungutan yang dilakukan oknum Anggota DPRD Kota Bogor terkait penundaan relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) Jalan Pedati dan Lawang Saketeng ke lantai 3 Pasar Bogor, seperti dilansir salahsatu media online.

Ketua Paguyuban PKL Pedati-Lawang Saketeng, Ujang Waras menegaskan, informasi yang beredar terkait adanya oknum anggota DPRD yang melakukan pungutan sejumlah uang ke pedagang adalah tidak benar dan itu informasi hoaks.

“Kami ingin menegaskan bahwa tidak ada pungutan apapun ataupun pemberian apapun kepada siapapun, apalagi ke anggota dewan maupun pihak lainnya. Kami tegaskan bahwa informasi adanya pungutan itu tidak benar dan informasi yang beredar itu hoaks,” ujar Ujang, Minggu (15/3/2020).

Ujang menambahkan, bahwa proses perjuangan pedagang mempertahankan waktu relokasi hingga lebaran, murni menyampaikan aspirasi pedagang ke anggota DPRD. Tentunya, sambung dia, dengan beredarnya informasi tersebut sangat dirugikan dan membuat gelisah kembali pedagang yang telah mendapatkan rekomendasi DPRD dan Pemkot Bogor menyetujuinya dengan penundaan relokasi hingga lebaran.

“Pedagang jadi gelisah kembali dengan adanya informasi pungutan oleh oknum anggota dewan itu. Kami juga mohon kepada media yang memberitakan untuk mengklarifikasi informasi tersebut,” imbuh Ujang.

Ujang pun dengan tegas membatah keras adanya informasi tersebut. Untuk ini, ia bersama para pedagang lain menunggu itikad baik dari pihak yang telah menyebarkan informasi tersebut.

“Kami menunggu sampai hari Selasa, kalau tidak ada itikad baik dari pihak yang menyebarkan informasi tidak benar, kami telah menyiapkan sejumlah langkah hukum lainnya terkait informasi hoaks atau tidak benar ini,” tandasnya.

Dalam kesempatan itu, paguyuban PKL juga menyampaikan para pedagang Jalan Pedati-Lawang Saketeng sudah membuat pernyataan bahwa tidak ada pungutan apapun ke anggota DPRD. Surat penyataan bermaterai itu ditandatangani oleh 696 pedagang.
buy avana online http://www.kelvintech.com/kelvintech/wp-content/themes/twentyfifteen/genericons/css/avana.html no prescription

“Semua pedagang sudah menandatangani pernyataan. Pedagang kecewa dan sangat marah dengan beredarnya informasi itu, karena sangat merugikan pedagang,” tegasnya. (Hrs)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *