BOGORONLINE.com, Kota Bogor – Pemerintah Kota Bogor mulai menerapkan program keluarga asuh untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam membantu warga terdampak pendemi Covid-19.
Program ini pertamakali dijalan oleh Kabag Hukum dan HAM Pemkot Bogor Alma Wiranta dengan memberikan paket sembako kepada 40 Kepala Keluarga di Kelurahan Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah melalui aparatur RT dan RW pada Kamis (7/5/2020) sore.
Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto mengatakan, dirinya menggulirkan program keluarga asuh minimal satu orang untuk satu keluarga. Misalkan, satu orang menyumbang untuk satu keluarga sebesar Rp500 ribu, berarti untuk 10 keluarga berjumlah Rp5 juta.
“Sekarang semua dinas juga akan diajukan kepada program kekuarga asuh. Rencana dimulai serentak beberapa hari lagi,” ungkap Bima pada Kamis (7/5/2020).
Bima menjelaskan, bahwa orang yang tidak terdaftar dan tidak menerima bantuan nanti akan verifikasi melalui aplikasi tersendiri. Setelah daftar selanjutnya dijemput pihak kelurahan atau kecamatan untuk diverifikasi ulang. Kemudian setelah lolos, maka masuk daftar keluarga asuh.
“Nanti mau lima atau 10 paket, daerah mana dan keluarga mana disampaikan kepada keluarga asuh. Kami patok empat masa krisisnya, empat bulan. Kalau cuma satu bulan, nanti tiga bulan kedepannya seperti apa. Maka lagi dirapihkan data base dan aplikasinya,” tambahnya.
Sementara itu, Kabag Hukum dan HAM Pemkot Bogor, Alma Wiranta menyampaikan bahwa dirinya menjalankan instruksi Wali Kota Bogor Bima Arya untuk menerapkan terlebih dahulu program keluarga asuh. Namun, sebelum keluar wilayah, ia menerapkan program tersebut di wilayah Kelurahan Tegallega sekitar kediamannya.
“Ini hanya awal untuk memulai program keluarga harapan, minimal ini sudah didapat datanya dari RT dan RW. Kemudian saya hanya menyiapkan paketnya. Untuk distribusi sebagian dilakukan dirumahnya, sisanya dibagikan oleh RT dan RW,” tuturnya.
Penyaluran paket sembako untuk 40 KK di RT 01 dan RT 02 difokuskan janda tua dan KK yang betul tidak mampu. Kata Alma, hal ini dilakukan untuk wujud kebersamaan, saling membantu ditengah pendemi Covid-19 di Kota Bogor.
Alma juga berharap kedepannya akan lebih banyak lagi membantu warga terdampak Covid-19 melalui program ini.
“Karena keluarga asuh ini membantu pemenuhan kebutuhan pokok dari beberapa KK di sekitar kediaman. Saya harap kawan-kawan ASN lain yang mempunyai rezeki berlebih menerapkan program yang dintruksikan Pak wali,” tandasnya. (Hrs)





