by

Empat Kandidat yang Bertarung di Musda Partai Golkar Kota Bogor

BOGORONLINE.com, Bogor Tengah – Empat kandidat akan bertarung untuk mengisi posisi ketua DPD Partai Golkar Kota Bogor masa bakti 2020 – 2025 dalam Musyawarah Daerah (Musda) ke 10 yang akan digelar di hotel Sahira, Jalan Ahmad Yani, Tanah Sareal, Kota Bogor, pada Sabtu (29/8/2020).

Ketua DPD Golkar Kota Bogor, Tauhid J Tagor mengatakan, sampai batas waktu pengembalian formulir pendaftaran hari ini, dari enam orang tercatat ada empat yang menyerahkan kembali ke sekretariat DPD.

“Ada empat orang bakal calon ketua DPD Partai Golkar Kota Bogor yang mengembalikan formulir pendaftaran, dan nanti maju di Musda ke 10,” kata Tagor di Sekretariat DPD Partai Golkar Kota Bogor, Kamis (27/8/2020).

Empat bakal calon tersebut, adalah Heri Cahyono, Rusli Prihatevy, Andi Iswara Natanegara dan Hj. Isye Christina. Keempatnya, lanjut Tagor, versi steering comite (SC) secara administrasi sudah dinyatakan lengkap.

Setelah ini, tahapan selanjutnya, DPD Partai Golkar Jawa Barat melalui tim verifikasi akan melakukan verifikasi faktual terhadap empat bakal calon tersebut.

“Tim dari DPD Jawa Barat akan turun besok ke Kota Bogor dan melalukan verifikasi faktual. Dari keempat bakal calon ini, siapa saja yang lolos menjadi calon ketua, itu nanti dilakukan oleh tim verifikasi saat Musda,” jelasnya.

Tagor mengatakan, dalam Musda nanti total pemilik suara ada 12 suara. Enam suara dari masing-masing Pengurus Kecamatan (PK). Kemudian satu suara dari organisasi pendiri yaitu Soksi, MKGR dan Kosgoro 57. Satu suara dari organisasi yang didirikan, yaitu AMPI Satkar Ulama, MDI, HWK dan Adi Daya.

Selain dari itu, satu suara dari sayap partai, yakni AMPG dan KPPG. Satu suara DPD Partai Golkar Jawa Barat, satu suara Dewan Penasehat dan satu suara lagi dari DPD Partai Golkar Kota Bogor yang demisioner.

Dalam kesempatan ini, ia menjelaskan, bahwa Rusli Prihatevy sudah menyatakan mundur sebagai ketua SC Musda, termasuk Andi Iswara Natanegara selaku ketua panitia penyelenggara Musda. Karena keduanya maju sebagai bakal calon ketua DPD.

“Untuk selanjutnya tugas-tugas panitia penyelenggara diserahkan penuh kepada pak Oyok Sukardi dan SC kepada Yadi Sukirman,” imbuh Tagor.

Tagor juga menyatakan bahwa sejak awal dirinya tidak akan maju dalam Musda, namun kemarin ada kader Golkar yang mengambil formulir untuk dirinya. Iapun kembali menegaskan tidak akan maju karena ingin ada regenerasi kepemimpinan Partai Golkar di Kota Bogor.

“Saya memang tidak akan mencalonkan kembali. Saya akan melakukan regenerasi bagi kader kader muda untuk partai Golkar di Kota Bogor. Saya sendiri sudah memiliki posisi di DPD Partai Golkar Jawa Barat,” tandasnya. (Hrs)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed