Bedah Kampung Diusulkan di Musrenbang Sindang Sari

BOGORONLINE.com, Bogor Timur – Bedah kampung menjadi salah satu usulan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Sindang Sari. Hal itu diungkapkan Lurah Sindang Sari, Asep Faisal di sela Musrembang yang digelar di Lapangan Bola Voli Pesantren Al Umm, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, Minggu (13/12/2020).

“Untuk 2021 khususnya Sindang Sari fokus bebenah kampung. Usulan dari beberapa RW semuanya hampir menunjang kepada bedah kampung,” kata Asep Faisal.

Asep Faisal berharap dengan bedah kampung ini bisa memperbaiki unsur sosial dan ekonomi masyarakat di Sindang Sari terlebih di masa pendemi Covid-19.

Di bedah kampung itu, kata Asep Faisal, potensi-potensi ekonomi masyarakat yang ada di tujuh Rukun Warga (RW) akan dimunculkan nantinya secara terintegrasi dari RW01 sampai RW07.

“Jadi bendah kampung ini terintegrasi dari RW01 sampai RW07. Pusatnya di RW02, 03 dan 06, sedangkan RW01 yang support terkait Kampung Perca, begitu juga RW04 dengan UMKM dan kerajinan dari limbah pabrik,” ujarnya.

Lanjutnya, potensi di RW05, wilayahnya masih memiliki kondisi alam yang original. Pihaknya akan mencoba bekerjasama dengan sang pemilik dibuat konsep wisata tempo dulu.

“Sedangkan RW06 ada jogging track, jalur sepedah dan edukasi wisata ikan kali Cibalok. Nah, RW07 posisinya di ujung yang jauh dari keramaian lebih fokus kepada budidaya ikan,” imbuhnya.

Selain bedah kampung, kata Asep Faisal, ada usulan lain berkaitan jembatan yang belum tersentuh perbaikan. Namun jembatan itu bukan kapasitas dari Pemerintah Kota Bogor.

“Insyaallah, untuk ini akan dikoordinasikan oleh pemkot kepada pihak terkait,” tandasnya.

Sementara itu, salah satu anggota DPRD yang hadir di Musrembang, Atty Somaddikarya menyampaikan, pembangunan-pembangunan prioritas yang diusulkan dalam Musrenbang ini menjadi agenda yang harus diperjuangkan untuk direalisasikan nantinya.

Atty juga mengatakan, dalam Musrenbang ini ada usulan ambulan untuk di kelurahan Sindang Sari. Ia mengaku sudah menggaungkan bahwa ambulan dibutuhkan di setiap kelurahan sejak 2017.

Untuk itu, lanjut Atty, pada tahun ini kembali akan mengusulkan satu ambulan di satu kelurahan.

“Jadi saya ajukan 68 ambulan di seluruh kelurahan yang ada di Kota Bogor,” ucap politisi PDI Perjuangan itu. (Hrs)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *