by

Sekilas Tentang Filosofi Hari Jumat

BOGORONLINE.com-BOGOR CIBINONG
Hari Jumat, hari ke-enam dalam seminggu. Pernahkah kalian menyangka bahwa nama-nama hari di Indonesia sebenarnya berasal dari kosakata Bahasa Arab yaitu urutan angka, mulai angka 1 hingga 7.

Ahad, berasal dari kata wahidunyaitu 1.

Senin, berasal dari kata itsnaniyaitu 2.

Selasa, berasal dari kata salasatunyaitu 3.

Rabu, berasal dari kata arba’atunyaitu 4.

Kamis, berasal dari katakhomsatun yaitu 5.

Jumat?

Sabtu, berasal dari kata sab’atunyaitu 7.

Ada apa gerangan dengan hari ke-enam? Yang seharusnya sadisatun yaitu 6, tapi kok malah digunakan kata Jumat?

Menurut logika dan pemikiran pribadi, mengapa nama hari ke-enam menggunakan kata Jumat bukan menggunakan kata sadisatun?

Jumat berasal dari kata jumu’ah, yang artinya berkumpul. Pada hari itulah Allah mewajibkan umat Muhammad SAW untuk menunaikan ibadah Shalat Jumat, hakikatnya adalah ibadah mingguan yang mewajibkan para muslim (laki-laki) untuk berkumpul di suatu majlis untuk mendengarkan Khutbah yang disampaikan oleh Khotib.

Mengapa Allah mengkhususkan suatu hari agar umatnya berkumpul?

Karena hakikatnya manusia adalah makhluk sosial, yang saling membutuhkan antara satu dengan yang lain. Oleh sebab itu juga Allah memberikan selisih pahala yang besar antara Sholat Berjamaah dengan Sholat Munfarid, yaitu 27 derajat dibanding 1 derajat.

Demikian isi pemikiran saya yang dapat dituangkan melalui tulisan ini. Semoga kita dapat menjadi makhluk sosial yang baik, dalam islam dikenal dengan istilah Hablumminannaas. Karena hablumminannallah saja belum cukup tanpa adanya hablumminannaas.(rul)

Sumber:https://aufarza.wordpress.com/2017/01/01/filosofi-hari-jumat/

ARTIKEL REKOMENDASI

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *