Bogoronline.com – Jelang Ramadhan 1442 H, Tim gabungan Perumda Pasar Tohaga, Dinas Perindustrian dan Perdagangan ,Dinas Ketahanan Pangan serta Muspika Kecamatan Citeureup memantau fluktuasi harga di Pasar Citeureup 2. Inspeksi mendadak ini dipimpin langsung wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan, Senin (12/4).
“Ketersediaan stok pangan relatif aman, walau terjadi kenaikan di beberapa komoditas. Untuk itu diintruksikan pada Dinas terkait untuk membuat Bazar murah Ramadhan di H-7 hari raya guna menjaga stabilitas harga, ” tegas Wabup.
Beberapa komoditi mengalami kenaikan harga terutama di komoditi daging sapi dan daging ayam. Daging sapi yang semula berkisar antara Rp 110 ribu,_ hingga Rp 115 ribu, kini naik menjadi Rp 130 ribu hingga 150 ribu perkilogram. Pun daging ayam, yang awalnya di bandrol sekitar Rp 35 ribu hingga Rp 37 ribu per kilogram, kini mencapai Rp 40 ribu hingga Rp 50 ribu perkilogram.
Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan menegaskan kepada jajaran Dinas terkait untuk bisa secara kontinyu melakukan operasi pasar guna mencegah kenaikan yang lebih tinggi lagi.
Dia mengimbau pedagang pasar untuk terus berkoordinasi dengan Perumda Pasar Tohaga tentang informasi ketersediaan barang dan melaporkan pergerakan harga setiap harinya.
Direktur Utama Perumda Pasar Tohaga , Haris Setiawan membenarkan kenaikan harga jelang Ramadhan . Menurutnya kenaikan harga biasanya terjadi ketika permintaan pasar meningkat. “Kami terus pantau fluktuasi harga serta ketersedian stok barang, operasi pasar memang diperlukan untuk mengintervensi harga terutama kebutuhan pokok yang selalu melonjak tajam jelang hari raya,”paparnya.
Lebih lanjut Haris mengatakan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Dinas terkait agar stabilitas harga pangan terjaga sepanjang Ramadhan hingga Hari Raya tiba. “Di lapangan kami bentuk Satgas Ramadhan untuk memantau itu semua,” pungkasnya (*)





