by

Pemekaran Bogor Timur Masuki Babak Baru

 

Bogoronline.com – Wacana Pemekaran Wilayah Bogor timur (Botim) memasuki babak baru. Hari ini, Jum’at (16/4) Pembentukan Calon Daerah Otonom Baru (CDOB) Botim tersebut, akan dibahas di Sidang Paripurna DPRD Jawa Barat.

Sekjen Presidium Bogor Timur, Alex Slamet Riadi menyampaikan, langkah-langkah yang telah ditempuh selama 7 tahun sejak wacana pemekaran Botim pada 2014 diusulkan, hari ini semakin pemekaran mendekati titik terang.

“Sebetulnya langkah perjuangan sudah final, artinya memang dalam UUD Nomor 23 tahun 2014, yang mengusulkan itu Gubernur. Artinya, secara kajian administratif dan lain-lain sudah memenuhi syarat sehingga dilempar ke pusat. Kalau pusat kan hanya politis saja, moratorium dicabut kajiannya sangat memungkinkan dan skor nilainya, ya tinggal menunggu diundang-undangkan saja oleh pemerintah pusat,” kata dia kepada wartawan, Kamis (15/4).

Menurut dia, Pemekaran Bogor Timur ini tidak lagi membicarakan soal kebutuhan pribadi atau kelompok, namun kebutuhan masyarakat Bogor Timur yang masih belum maksimal dari pelbagai sektor. Padahal, kata dia, Bogor Timur ini merupakan penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) terbesar untuk Kabupaten Bogor.

“Kalau bicara kabupaten Bogor, Bogor Timur ini adalah penyumbang PAD terbesar. Hampir 50% PAD Kabupaten Bogor itu berasal dari timur, sekitar 40% kalau dirupiahkan menurut database terakhir Rp500 miliar lebih,” tuturnya.

Namun, meski Botim merupakan wilayah penyumbang PAD terbesar untuk Kabupaten Bogor, tapi pihaknya merasa kurang maksimalnya pengembalian hasil PAD dari Bogor timur yang diberikan oleh Pemkab Bogor.

“Kalau bicara Bogor Timur itu adalah kebutuhan dimana 1.3 juta penduduk masyarakat Bogor Timur tentunya efesiensi pelayanan publik dari pemerintah Kabupaten Bogor ini terbatas, termasuk salah satunya, keterbatasan yang dirasakan oleh Bogor Timur selaku penyumbang PAD terbesar,” paparnya.

Selain untuk mempercepat pelayanan publik, pembangunan infrastruktur yang tidak merata pun dirasakan masyarakat Bogor Timur.

“Selain itu, peningkatan kesejahteraan perekonomian masyarakat dan memaksimalkan potensi-potensi yang ada di Bogor Timur pun menjadi alasan pemekaran ini. Jadi bukan lagi kepentinganŲŒ pemekaran ini adalah sebuah kebutuhan,” tegasnya.

Sebagai tambahan, Presidium Bogor Timur terbentuk di 2014, diawali oleh sejumlah aktivis serta elemen masyarakat untuk mendorong pemekaran wilayah tersebut. (Egi)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *