Bima Arya : Kita Ingin Memuliakan Guru Ngaji

BOGORONLINE.com, Tanah Sareal – Pemkot Bogor bersama unsur keagamaan di Kota Bogor terus berupaya mengentaskan buta baca Alquran, untuk mewujudkan hal itu, Pemkot Bogor meluncurkan program Bogor Mengaji yang digelar di Masjid Al Mujahidin Mekarwangi Kecamatan Tanah Saeral Kota Bogor dan dilakukan secara serentak di 68 kelurahan dengan peserta melalui zoom meeting. Sebagai bentuk perwujudan program ini Wali Kota Bogor juga memberikan secara simbolis Kartu Bogor mengaji bagi para guru ngaji.

Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto mengatakan, Bogor Mengaji diluncurkan bersamaan dengan pemberian insentif guru ngaji. Nantinya, ada 2.800 guru ngaji yang juga diberikan kartu Bogor Mengaji.

“Di kartu ini ada insentif dan jaminan BPJS Ketenagakerjaan, jadi satu paket dalam bentuk kartu. Ada peningkatan jumlah insentif, tahun lalu Rp 100 ribu per bulan, tahun ini Rp 150 ribu per bulan yang akan diberikan selama setahun,” ucap Bima kemarin.

Lebih jauh dia mengatakan, Sasaran utama dari program itu adalah 2.000 orang pralansia se-Kota Bogor dan ini merupakan bentuk kepedulian Pemkot Bogor dalam menguatkan karakter masyarakat.

“Pemkot terus concern dalam membentuk karakter building, targetnya adalah komitmen pemkot memuliakan guru ngaji. Setiap tahun kami berikhtiar untuk meningkatkan jumlah penerima dan jumlah insentif,” tandasnya.

Sedangkan, Kabag Kesra Pemkot Bogor Asep Kartiwa mengatakan program Bogor Mengaji merupakan gerakan masyarakat yang diinisiatif mulai dari jajaran pimpinan Pemkot Bogor. Termasuk warga yang berupaya ingin mengentaskan buta baca Alquran.

“Kalau ada yang ingin berinfaq dan shodaqoh membantu program Bogor Mengaji bisa melalui Baznas Kota Bogor. Baznas memiliki rekening sendiri untuk program ini, dan kita berharap dengan adanya peningkatan baik sarana dan insentif bisa lebih menguatkan masyarakat,” kata Asep.

Sementara itu, Ketua LPTQ Kota Bogor Ade Sarmili berjanji akan terus mengawal program ini karena sejak awal LPTQ menjadi bagian penting dalam program ini.

“Karena kita juga termasuk yang menyediakan tutor guru ngaji untuk di 68 kelurahan, dan program ini akan berlanjut,” Ade menutup. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *