Bogoronline.com – Keterisian tempat tidur pasien covid-19 hampir mencapai 100 persen tepatnya di angka 93,75 persen. Bupati Ade Yasin meminta masyarakat Kabupaten Bogor untuk mengikuti vaksinasi guna mencapai herd immunity di wilayah.
“Vaksinasi merupakan salah satu upaya memutus rantai penularan Covid-19. Akhir-akhir ini terjadi lonjakan kasus di Kabupaten Bogor. Jadi saya harap yang belum vaksin, segera mendaftar, Insha Allah akan difasilitasi puskesmas terdekat,” kata Ade Yasin, Rabu (23/6).
Kendati demikian, Ade Yasin meminta, masyarakat yang sudah divaksin agar terus menjaga dan saling mengingatkan agar tetap mengedepankan protokol kesehatan. “Sudah divaksin bukan berarti kita tidak bisa terpapar. Tapi kita tetap harus saling menjaga,” tegasnya.
Sementara, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor, Mike Kaltarina mengungkapkan bahwa Bed Occupancy Rate (BOR) di 29 rumah sakit se-Kabupaten Bogor telah menyentuh 93,75 persen per Rabu (23/6).
Jumlah itu naik signifikan dalam dua hari terakhir. Pada Senin (21/6), BOR di Kabupaten Bogor 88,24 persen. Pemkab Bogor pun telah meminta seluruh rumah sakit yang di Bumi Tegar Beriman menambah kapasitas tempat tidur khusus pasien Covid-19.
“Untuk antisipasi lonjakan yang terus terjadi, kami minta seluruh rumah sakit baik swasta dan daerah untuk menambah jumlah tempat tidur minimal 40 persen dari kapasitas yang ada,” jelas Mike, Selasa (22/6).
Mike mengklaim, penambahan tempat tidur di 29 rumah sakit se-Kabupaten Bogor sebanyak 209 tempat tidur. Sehingga jumlah tempat tidur menjadi 1.121 tempat tidur. “Karena rumah sakit masih tetap harus melayani pasien non-Covid-19,” kata dia.
Kata Mike, pasien positif Covid-19 yang dirawat di rumah sakit dikhususkan bagi pasien bergejala agar mendapat perawatan intensif. Jika masuk kategori Orang Tanpa Gejala (OTG) diarahkan isolasi mandiri atau ke pusat isolasi BKPP Kemang.
“Tapi rumah sakit darurat di BKPP Kemang dari 84 tempat tidur, sudah terisi 43. Tapi kita ada pusat isolasi di Megamendung ada 54 tempat tidur belum terisi dan mudah-mudahan tidak ada yang diisolasi di sana,” kata Mike.
Mike mengimbau masyarakat Kabupaten Bogor agar terus menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Selain itu, Pemkab Bogor juga membuka vaksinasi massal secara rutin untuk memutus rantai penularan Covid-19.





