Bogoronline.com – Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor merasa kebingungan mencari solusi Bed Occupancy Rate (BOR) yang sudah melewati batas kemampuan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)
“Kita kekurangan oksigen untuk pasien Covid-19 dan BOR sudah over, mencapai 99,53% keterisiannya dari 212 BOR, sudah tidak bisa menampung, sudah full,” jelas Sekertaris Dinas Kesehatan, Dedi Syarif, Rabu (23/6).
Selain BOR yang penuh, Dedi menyampaikan, dua tenda darurat yang dipasang di RSUD Cibinong pun sudah terisi juga. “Waiting list, sekarang ada 42 orang lebih di tenda itu,” jelasnya.
Dedi mengaku, pihaknya kebingungan atas kewalahan BOR yang penuh, oksigen yang hampir habis serta Tenaga Kesehatan (Nakes) yang mulai banyak terpapar.
“Nakesnya juga banyak yang terpapar, bingung juga kita kalau nakes sudah terpapar, siapa yang nangani, pasien udah banyak,” ucapnya.
Sementara itu, Dinas Kesehatan belum menemukan solusi atas masalah-masalah yang terjadi akibat naiknya kasus covid-19 yang signifikan itu.
“Malam ini kita akan zoom meeting untuk mencari solusinya, harus ada antisipasi dan solusi,” pungkasnya.
Sebagai tambahan, secara keseluruhan, keterisian BOR di Rumah Sakit se-kabupaten Bogor telah mencapai 78,87% menurut Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor.





