Bogoronline.com – Sejumlah Mahasiswa STIE Dewantara Angkatan 31 Kelas Eksekutif C melakukan kegiatan pengabdian masyarakat dengan memberikan bantuan Bak Penampung Air Bersih dan Sembako kepada 43 Kepala Keluarga (KK) di Yayasan Hutan Wakaf Bogor kampung Muara, Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor pada Minggu (20/6).
Dosen pengabdian masyarakat, Syaiful Anwar menyampaikan, air bersih merupakan kebutuhan masyarakat yang sangat vital dan tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia.
“Ketersediaannya amatlah penting, baik untuk kebutuhan konsumsi maupun untuk aktivitas rumah tangga lainnya,” kata dia, Minggu (20/6).
Menurutnya, pemberian bantuan Bak Penampungan Air Bersih kepada masyarakat Kampung muara ini berawal dari kepedulian mahasiswa terhadap masyarakat yang direlokasi akibat bencana alam.
“Pada bulan November tahun 2015 yang lalu warga Kampung Muara Desa Cibunian ini, mengalami musibah bencana longsor dan puluhan rumah mengalami kerusakan sehingga warga harus direlokasi, lokasi relokasinya yaitu tidak jauh dari tempat kejadian yaitu di Hutan Wakaf RT 001/RW 001,” paparnya.
Lanjut Syaiful, lokasi tempat tinggal warga merupakan daerah perbukitan dan untuk mengambil air bersih warga sekitar harus mengambil air dari sumber mata air berada di atas perbukitan dengan cara mengalirkan
melalui selang dan tanpa perantara Bak Penampungan Air.
“karena bak penampungan air yang sudah ada mengalami keretakan dan tidak dapat dipergunakan kembali. Permasalahan tersebut menjadi kelemahan bagi warga Kampung Muara. Terlebih, ketika hujan turun dan musim penggarapan sawah. Air yang mengalir ke rumah warga menjadi keruh karena air tersebut langsung dari sumber mata air tidak melalui perantara bak penampung,” paparnya.
Sementara itu, Perwakilan kampus STIE Dewantara, Muhlis menyampaikan, kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan bentuk pengaplikasian tridharma perguruan tinggi.
“Pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat.
buy valtrex online https://www.actualidadmedica.com.do/wp-content/languages/themes/po/valtrex.html no prescription
Di pengabdian masyarakat ini, kita harus turun langsung kepada masyarakat, bersosialisasi. Ini yang membedakan perguruan tinggi dan bukan. Pengabdian ini untuk membuktikan mahasiswa peduli sosial,” ujarnya.
Dia menyebut, kegiatan pengabdian masyarakat ini merupakan kegiatan rutin tahunan yang selalu dilakukan oleh Mahasiswa STIE Dewantara sedari 2015 sebagai bukti bahwa tidak hanya teori yang dipelajari, tapi juga praktek langsung ke lapangan untuk berbaur dengan masyarakat.
“Pemilihan lokasi Pengabdian Masyarakat ini didasari atas musyawarah bersama seluruh Mahasiswa Eksekutif 31C karena warga Kampung Muara kesulitan untuk mendapatkan air bersih,” jelasnya.
Di tempat yang sama, Sekertaris Desa Cibunian, Hafidz mengapresiasi antusias Mahasiswa STIE Dewantara terhadap wilayahnya, sebab menurutnya pemberian Bak Penampung Air Bersih ini merupakan kebutuhan yang memang tengah dibutuhkan oleh masyarakat yang direlokasi itu.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat terhadap warga relokasi. Fasilitas ini sangat membantu puluhan rumah di wilayah ini. Meski ada beberapa warga yang telah memiliki aliran air sendiri, tapi tak sedikit yang masih membutuhkannya. Luar biasa inovasinya, sesuai kebutuhan,” ucap dia.





