Bogoronline.com – Vaksinasi massal covid-19 di Gedung Tegar beriman dan Stadion Pakansari ditiadakan selama sepekan ke depan.
Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Dedi Syarif mengaku, peniadaan Vaksinasi tersebut merupakan upaya pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor untuk memutus rantai penyebaran covid-19 di lingkup Pemkab.
“Untuk seminggu ke depan sesuai instruksi Ibu Bupati, vaksinasi massal itu gak ada. Karena dikhawatirkan mengundang kerumunan,” ungkap Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Dedi Syarif, dihubungi wartawan, Selasa (29/6)
Peniadaan Vaksinasi Covid-19 massal tersebut salah satunya ditandai dengan pengumuman yang dipasang di depan Gedung Tegar Beriman, Cibinong, Kabupaten Bogor.
Dedi menampik jika peniadaan vaksinasi itu dikarenakan ketersediaan vaksin yang sudah mulai menipis.
“Bukan karena vaksin ya, kalau vaksin kita masih ada sekitar 15.700 vial lagi. Ini karena instruksi Bupati,” jelasnya menekankan.
Dia pun mengaku jika vaksinasi masih terus berjalan. Hanya saja pelaksanaannya dilakukan di tiap Puskesmas yang ada di Kabupaten Bogor.
“Yang sifatnya massal sementara tidak kita laksanakan, khawatir ada kerumunan. Kalau di Puskesmas masih kita lakukan,” tandas Dedi.
Sekedar diketahui, Bupati Ade Yasin, mengeluarkan instruksi pembatasan kegiatan pelayanan perkantoran di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor.
Kebijakan yang tertuang dalam Instruksi
Bupati Nomor 843/443-TUK, tentang Pembatasan Kegiatan Pelayanan Perkantoran di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor, akan berlaku mulai besok, Senin 28 Juni 2021, hingga 5 Juli mendatang.
Dalam instruksi tersebut, Bupati memberlakukan sistem kerja dengan pola 75 persen Work From Home (WFH) dan 25 persen Work From Office (WFO).
Sementara untuk perkantoran yang pegawainya terpapar Covid-19, Bupati memberlakukan 100 persen WFH untuk meminimalisir penyebaran.
“Instruksi itu dikeluarkan berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi harian kewaspadaan infeksi Covid-19 Kabupaten Bogor, dimana ada penambahan kasus konfirmasi positif baru yang menunjukkan peningkatan, terutama di lingkungan perkantoran,” kata Ade Yasin.





