BOGORONLINE.com, Kota Bogor – Satreskrim Polresta Bogor Kota masih terus melakukan penyidikan terhadap temuan mayat dalam kotak kontainer. Untuk mengungkap identitasnya, polisi juga berupaya menyebarkan informasi ciri-ciri fisik korban.
Wakapolresta Bogor Kota AKPB Ferdy Irawan mengatakan, sejauh ini belum ada penetapan tersangka. Penyidik saat ini tengah konsentrasi untuk menentukan identitasnya berdasarkan ciri-ciri fisik korban.
“Rencananya hari ini semua ciri-ciri yang sudah ada dalam jenazah tersebut akan dibuatkan semacam selebaran atau flyer untuk kita sebarluaskan, siapa tahu ada masyarakat atau yang merasa kehilangan keluarganya bisa melaporkan ke pihak Polresta Bogor Kota,” kata Ferdy kepada sejumlah awak media, Kamis (8/7/2021).
Dijelaskan olehnya, dari keterangan ahli forensik berdasarkan hasil otopsi di Rumah Sakit Polri Keramat Jati kemarin, korban berjenis kelamin wanita berumur antara 25 sampai 35 tahun.
Adapun ciri-ciri fisik lainnya, korban memiliki tinggi badan antara 155 sampai 165 sentimeter, kulit sawo matang dan gigi rahan atas terdapat gingsul. Selain itu, pada punggung sisi kiri korban terdapat tato tinker bell serta tulisan RIRI.
“Dari hasil penelitian secara forensik terdapat tanda-tanda kekerasan, dibuktikan dengan adanya bagian tulang yang patah akibat benda tumpul. Untuk hasil keseluruhan yang menjadi penyebab meninggalnya nanti menunggu kesimpulan dari ahli forensik,” imbuh Ferdy.
Ia juga menambahkan, penyidik hingga kemarin sore, telah memeriksa sekitar 10 orang saksi termasuk diantaranya warga negara asing (WNA) asal Korea. Diketahui, WNA tersebut merupakan pemilik mobil.
“Iya, sementara itu keterangan dari sopir dan penelusuran identitas kendaraan, orang Korea ini sebagai pemilik kendaraan. Itu sudah kita periksa, sopir dari orang Korea. (Mereka) bukan warga Bogor,” kata Ferdy.
Seperti diberitakan, mayat wanita ini ditemukan di sebuah bengkel di Jalan Raden Kan’an, Tanah Baru, Bogor Utara, Kota Bogor, pada Selasa (6/7/2021). Saat ditemukan, mayat wanita itu terbungkus plastik hitam dalam kotak kontainer yang tersimpan di dalam mobil.
“Kondisi mayat sudah membusuk dengan posisi menekuk. Di bengkel tersebut kurang lebih sudah tujuh hari,” pungkasnya. (Hrs)





