Bandung – Melihat tayangan anak kembar siam asal Wanaraja, Kabupaten Garut Al Dewi Putri Ningsih (8) dan Al Putri Anugrah (8) tersebut melalui sebuah video, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jawa Barat Dedi Supandi pun penasaran ingin bertemu.
Di sela kesibukannya, akhirnya mantan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Jawa Barat ini menyempatkan diri untuk bertemu Dewi dan Putri, di sebuah rumah makan di Kota Bandung, Senin (30/8/2021).
Dalam pertemuannya itu, Dedi memastikan akan membantu kedua siswi Sekolah Dasar (SD) tersebut terutama dalam mengakses dunia pendidikan.
“Kami akan bantu di bidang pendidikan, ananda Putri dan Dewi masih sekolah SD. Saya sudah kontak ke MKKS, mudah-mudahan ada umur dan rejeki. Akan kita terus dampingi siapa pun Kadisdiknyaa nanti, saya titipkan mereka harus masuk sekolah negeri dan penuhi apa yang mereka inginkan,” ujar Dedi Supandi kepada wartawan, Selasa, (31/08/2021).
Pria kelahiran Majalengka, 45 Tahun lalu ini sengaja menemui si kembar cantik setelah keduanya melakukan pengukuran kursi roda di RS Hasan Sadikin, Kota Bandung.
“Wartawan punya inisiatif (melakukan pengukuran kursi roda), Putri dan Dewi diukur berapa kapasitas kaitan kursi roda. Karena kursi roda mereka untuk melanjutkan aktivitas sehingga perlu kita desain khusus,” sambungnya.
Dedi mengatakan, sedikitnya ada tiga barang yang diperlukan oleh anak kembar tersebut yaitu kursi roda, tongkat untuk berjalan dan meja belajar khusus.
buy albuterol online http://www.kelvintech.com/kelvintech/wp-content/themes/twentyfifteen/genericons/css/albuterol.html no prescription
“Mudah-mudahan kita semua bisa membantu, saya juga sudah mencoba menghubungi Kantor Cabang Dinas Pendidikan Kota Garut untuk melakukan pendampingan,” kata Dedi.
Dalam pertemuan itu, Dewi dan Putri berkesempatan saling melontarkan sejumlah pertanyaan. Dedi melihat si Kembar merupakan gadis yang periang, terbilang cukup cerdas dan memiliki daya ingat tajam.
Dedi Supandi pun menguji Dewi dan Putri untuk bersholawat seperti yang mereka lakukan dalam sebuah tayangan video. Dengan sangat percaya diri, si Kembar pun langsung bersholawat di hadapan Dedi.
“Bisa, Shalatullah Salamullah Alla Yasin Habibillah. Shalatullah Salamullah Alla Yasin Rasulillah,” senandung kedua bocah tersebut di atas kursi roda.
Memiliki kondisi tubuh yang istimewa, tak menyurutkan Putri dan Dewi untuk menambah wawasan. Keduanya juga memiliki ingatan yang kuat, dan tekun menghafal Alquran. Hal itu terlihat, setelah keduanya makan siang, di mana Dedi Supandi kemudian menghubungkan Putri dan Dewi kepada Gubernur Jabar, Ridwan Kamil melalui video call.
Ketiganya pun sempat terlibat obrolan seru saat orang nomor satu di Jabar itu bertanya pada Putri dan Dewi. Setelah mendengarkan Putri dan Dewi lancar melantunkan surat An-Naba, Ridwan Kamil lalu bertanya, hadiah apa yang diinginkan Dewi dan Putri dari seorang Gubernur.
“Apa saja, yang penting bagus,” ucap Putri dan Dewi sembari terkekeh riang.
Suasana riang juga tampak ketika keduanya ditanya mengenai cita-cita oleh Ridwan Kamil.
“Putri dan Dewi (kalau sudah besar) mau jadi apa?” ujar Ridwan Kamil melanjutkan pertanyaan.
“Aku mau jadi artis sinetron, Ikatan Cinta,” jawab Dewi. “Kalau aku mau jadi Ilmuan, science,” sambung Putri.
Selain menjanjikan hadiah, Kang Emil pun berjanji untuk menemui Putri dan Dewi jika dirinya berkunjung ke Garut.
“Nanti kalau Pak Gubernur ke Garut kita bertemu ya,” ujar Ridwan Kamil.
Sementara itu, Iwan Kurniawan sebagai ayah dari Putri dan Dewi membenarkan kedatangannya ke Kota Bandung untuk mengukur ulang kursi roda yang digunakan oleh si kembar. Seperti diketahui, sejak 2017 lalu si kembar telah menggunakan kursi roda untuk beraktivitas.
“Kursi rodanya harus didesain khusus, kursinya sekarang sudah kekecilan. Anak-anak kan cerita kalau mereka tak nyaman,” ungkap Iwan. (*)





