SPMB ‘Sekolah Maung’ Gaduh, Doni Hutabarat Desak Disdik Jabar Jelaskan Poin Siswa yang Hilang Misterius

Jawa Barat26 views

Bandung, Inionline.Id – Proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) “Sekolah Maung” di Jawa Barat tengah menjadi sorotan tajam. Pasalnya, sejumlah calon siswa yang sebelumnya dinyatakan aman dan lolos verifikasi, tiba-tiba harus menerima kenyataan gugur akibat pengurangan poin secara mendadak diduga akibat sistem.

 

Menanggapi carut-marutnya pelaksanaan SPMB tersebut, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PDI Perjuangan, Doni Maradona Hutabarat, angkat bicara dan mengecam keras sistem yang dinilai merugikan para siswa.

 

> “Harusnya peristiwa seperti ini tidak boleh terjadi. Calon siswa sudah mengikuti semua tahapan verifikasi, sudah mendapat nilai, dan dinyatakan lolos. Lalu tiba-tiba ada pengurangan nilai dan menyebabkan mereka menjadi tidak lolos, ini tidak benar. Ini menandakan sistem pendidikan kita sedang kacau balau,” tegas Doni saat dimintai keterangan di Bandung.

Tindakan Tegas DPRD Jawa Barat

Sebagai bentuk fungsi pengawasan legislatif, Doni Maradona Hutabarat menyatakan tidak akan tinggal diam melihat hak-hak para siswa tercederai oleh kelemahan sistem kelola panitia SPMB.

 

Dalam waktu dekat, Doni menegaskan akan segera melakukan tindakan nyata dengan mengonfirmasi langsung carut-marut kelulusan ini kepada pimpinan tertinggi instansi terkait.

 

“Saya akan cek langsung ke Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat perihal peristiwa ini,” pungkas Doni menutup pernyataannya, Senin (08/06/2026).

 

Kasus ini kini memicu gelombang solidaritas dari para orang tua murid di Jawa Barat yang mengalami nasib serupa, terutama mereka yang mendaftar melalui jalur kepemimpinan organisasi (Ketua OSIS).

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *