BOGORONLINE.com, Kota Bogor – Polresta Bogor Kota mencatat terjadi peningkatan jumlah kendaraan yang diputar balikan arah saat ganjil genap (gage) di Kota Bogor, pada Minggu (5/9/2021). Peningkatan terjadi hingga 23 persen dibandingkan sehari sebelumnya atau Sabtu (4/9/2021).
Kapolresta Bogor Kota, Kombes Polisi Susatyo Purnomo Condro mengatakan, pantauan tim dinamis atau mobile atau hunting system pada pelaksanaan sistem gage pada 5 September 2021, jumlah arus kendaraan yang diputar balikan naik 23 persen bila dibandingkan pada 4 September 2021.
“Jumlah kendaraan roda empat atau R4 naik 33 persen dan kendaraan roda dua atau R2 naik 16 persen bila dibandingkan dengan kegiatan sistem gage pada hari Sabtu 4 September 2021,” kata Kapolresta dalam keterangannya, Minggu (5/9/2021).
Berdasarkan rekap data kendaraan yang diputar arahkan pada pelaksanaan gage PPKM Level 3 per hari ini dari pukul 08.00 sampai 15.00 WIB, berjumlah 6.610 kendaraan. Rinciannya, 2.893 kendaraan roda empat dan 3.717 kendaraan roda dua.
“Kemudian data sembilan titik sekat gage, titik pertama di Irama Nusantara jumlah R4 153 dan R2 241 kendaraan. Untuk titik kedua gerbang tol Bogor R4 sebanyak 882 kendaraan dan untuk R2 nihil,” terang Susatyo.
Pada titik ketiga atau simpang Empang tidak ada kendaraan yang diputar arahkan dikarena pemberlakuan penutupan jalur. Selanjutnya, titik keempat Simpang Bogor Outer Ring Road (BORR) sebanyak 552 R4 dan R2 1.098 kendaraan.
Titik kelima lokasi SPBU Vivo Air Mancur, kendaraan yang diputar arahkan R4 sebanyak 268 kendaraan, lalu R2 524 kendaraan. Di titik keenam di SPBU Jalan Veteran, tercatat sebanyak 236 R4 dan untuk R2 ada 439 kendaraan.
Sementara di titik ketujuh atau Pos Terpadu Jalan Djuanda, dengan jumlah R4 150 kendaraan dan R2 201 kendaraan yang diputar arahkan. Sedangkan titik kedelapan di simpang McD Lodaya, ada sebanyak 652 R4 dan R2 1.214 kendaraan.
“Terakhir simpang Ciawi, kami berlakukan penutupan jalur,” kata Susatyo. (Hrs)





