BOGORONLINE.com, Kota Bogor – Sekretaris Komis IV Endah Purwanti menyampaikan catatan penting terkait kesehatan masyarakat Kota Bogor. Hal itu disampaikan dalam forum kemitraan tingkat Kota Bogor yang diselenggarakan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kota Bogor.
Endah mengungkap, dari data yang terimanya, penyakit stress dan mal nutrisi bagi lansia mengalami peningkatan. Untuk kasus penyakit stress, dari Januari hingga Agustus tercatat ada 1.442 kasus, sedangkan kasus mal nutrisi bagi lansia ada 232 kasus.
“Kasus stress ini tidak bisa dianggap remeh. Setiap rumah sakit kalau bisa menyediakan obat dan fasilitas pengobatan yang memadai. Sedangkan untuk kasus mal nutrisi, menurut saya perlu adanya edukasi kepada keluarga yang memiliki lansia. Sehingga proses pencegahan dilakukan sejak dini,” katanya.
Terkait dengan keberadaan ruang ICU, menurut politisi PKS itu, 100 persen rumah sakit yang ada di Kota Bogor belum memenuhi standar kapasitas bed untuk kelas III sesuai amanat PP Nomor 47 Tahun 2021.
“Setiap rumah sakit itu minimal ada 20 persen untuk kasur kelas III, nah ini belum dipenuhi. Sehingga saya minta agar setiap rumah sakit yang ada di Kota Bogor untuk segera memenuhi kriteria ini,” ucapnya.
Lebih lanjut, ia mengatakan, berkenaan dengan Universal Health Coverage (UHC) di Kota Bogor hingga Agustus 2021 telah menyentuh angka 90,96 persen. Dengan rincian, 316 ribu peserta PPU, 198 ribu peserta PBPU dan 425 ribu peserta PBI APBD dan APBN.
Melihat data tersebut, Endah menyebut hampir 50 persen peserta BPJS Kesehatan merupakan warga kurang mampu dan harus mendapatkan perhatian pelayanan maksimal, tanpa membeda-bedakan kelas.
“Ini kan peserta hampir 50 persen warga miskin. Jadi saya mau tidak ada pembedaan dalam hal pelayanan. Semua harus maksimal,” kata Endah. (Hrs)





