Tandatangani MoU, TF-TJSL dan Korindo Akan Bangun Hutan Kota Kedua di Kabupaten Bogor

Cibinong Raya698 views

 

Bogor – Tim Fasilitasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TF-TJSL) Perusahaan di Kabupaten Bogor melakukan agenda penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) Penanaman Uji Coba Hutan Kota Pondok Rajeg di Bappedalitbang Kabupaten Bogor, Senin (13/9). Uji coba penanaman ini bertujuan untuk mengetahui seberapa bagus tanah yang akan ditanami pohon jenis sengon dan trembesi.

Sekretaris Jenderal Yayasan Korindo Seo Jongsik menuturkan, bahwa ini adalah Hutan Kota kedua setelah berjalan pembangunan Hutan Kota pertama di Pakansari, Cibinong-Bogor oleh Korindo sebagai kontribusi TJSL perusahaannya di Kabupaten Bogor.

“Kondisi tanah di Pakansari dan di Pondok Rajeg itu berbeda. Karena lokasi yang akan dibangun Hutan Kota di Pondok Rajeg adalah tanah bekas tempat pembuangan sampah. Tentu hal ini akan berpengaruh terhadap kesuburan tanah,” katanya.

Oleh karenanya, kata dia, harus dilakukan uji coba penanaman untuk mengetahui kesuburan tanah dan tanaman selama 6 bulan ke depan.

Mr. Seo Jongsik menyebut, luasan tanah uji coba tanam ini seluas 2.700 meter persegi dengan jumlah 300 pohon yang terdiri dari jenis Sengon dan Trembesi. Sementara, keseluruhan luas tanah yang akan ditanami pasca uji coba adalah sekitar 7 hektar.

Di tempat yang sama, Wakil Ketua TF-TJSL Yusfitriadi mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Korindo yang telah peduli terhadap kelestarian lingkungan melalui pembangunan Hutan Kota di Kabupaten Bogor.

“Hutan kota ini sangat bagus untuk menghasilkan oksigen di tengah-tengah kota,” tuturnya.

Selain itu, dia mengarahkan kepada Korindo untuk dapat juga mengatasi wilayah-wilayah yang rawan bencana longsor dan banjir seperti di Cigudeg, Nanggung, Jasinga dan Sekitarnya.

“Penanaman pohon di lokasi tanah yang rawan atau wilayah pasca bencana mungkin akan bagus juga untuk menjaga keseimbangan alam terlebih lagi di Kabupaten Bogor ini ada wilayah-wilayah yang rawan longsor dan banjir,” ujarnya.

Dia mengingatkan, hal tersebut juga penting untuk diperhatikan oleh perusahaan-perusahaan yang ada di Kabupaten Bogor untuk menjaga keseimbangan alam.

“Semoga di tahun-tahun berikutnya Yayasan Korindo bisa bekerja sama kembali khususnya pada program lingkungan, dan perusahaan lain juga bisa berminat untuk ikut dalam realisasi kontribusi TJSL perusahaan di Kabupaten Bogor,” lanjut Yusfitriadi.

Dalam MoU itu, dihadiri langsung oleh Asisten Ekonomi Pembangunan Kabupaten Bogor Nuradi, Kepala Bappedalitbang Suryanto Putra, Dinas Lingkungan Hidup, unsur Kecamatan Cibinong, dan Lurah Pondok Rajeg.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *