by

Disdik Lakukan Evaluasi Uji Coba PTM Terbatas

BOGORONLINE.com, Kota Bogor – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor berencana akan melakukan evaluasi hasil pelaksanaan uji coba Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas pada Senin (25/10/2021).

Rapat evaluasi yang berlangsung di kantor Dinas Pendidikan Kota Bogor ini bersama dengan Pengawas Korwil dari setiap kecamatan. Diketahui, Kota Bogor mulai menggelar PTM terbatas pada 4 Oktober 2021 lalu.

Kepala Disdik Kota Bogor, Hanafi menjelaskan, rapat evaluasi hasil uji coba PTM ini dilakukan untuk menentukan apakah pelaksanaan PTM yang sudah dilaksanakan untuk tingkat SMP dan SD dapat dilanjutkan, diperluas atau sebagainya.

Pihaknya sudah menggelar uji coba PTM terbatas pada jenjang pendidikan SMP dan SD yang ada di wilayahnya awal bulan Oktober 2021. Untuk SMP diikuti 44 sekolah pada Senin (4/10/2021). Sedangkan, untuk jenjang SD diikuti 36 sekolah pada Senin (18/10/2021).

Ke 36 SD yang mengikuti uji coba PTM ini merupakan perwakilan dari masing-masing kecamatan. Di mana, dalam uji coba tersebut hanya kelas 4, 5 dan 6 yang diperbolehkan melakukan PTM.

“Kalau hasilnya baik, kemudian angka Covid-19 terus menunjukkan tren baik. Maka nanti bisa saja bertahap dibuka untuk kelas dibawah kelas 4. Yang terpenting kita coba dahulu dan tidak setiap hari juga saat ini PTM digelar,” tuturnya.

Hanafi menegaskan, untuk urusan vaksinasi guru ataupun tenaga pendidik, dirinya sudah mengeluarkan surat edaran ke semua sekolah SMP dan SD SeKota Bogor bagi guru yang belum divaksin belum bisa mengajar dalam PTM terbatas.

“Kami memerintahkan kepada mereka yang belum divaksin karena penyintas, ada komorbit dan ada juga yang tidak mau harus mau divaksin. Kami beri pemahaman, untuk penyintas bisa setelah sekian waktu, untuk komorbit diminta dahulu pemeriksaan dokter spesialis dan itu yang merekomendasikan. Bagi yang tidak mau diberi pemahaman, jadi kalaupun belum divaksin dilakukan daring,” tegasnya.

Sementara itu, Kabid SD di Disdik Kota Bogor Rudy Suryanto memaparkan, khusus untuk uji coba PTM di SD yang sudah dilaksanakan sejak Senin (18/10/2021) berlangsung dengan aman. Karena sampai saat ini, pihaknya belum mendapatkan informasi terkait adanya kejadian luar biasa akibat pelaksanaan uji coba PTM tehadap anak-anak sekolah.

“Sehingga, pelaksanaan PTM dapat dilakukan secara bertahap sampai seluruh sekolah dapat melakukan pembelajaran dengan efektif. Alhamdulillah sampai saat ini tidak ada laporan kejadian luar biasa terhadap anak-anak selama di sekolah. Kalau hasil rapat evaluasi bagus, kami juga rencananya akan melanjutkan uji coba tahap kedua (gelombang kedua) PTM untuk tingkat SD,” tandasnya. (Hrs)

ARTIKEL REKOMENDASI

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *