BOGORONLINE.com, Kota Bogor – Wali Kota Bogor Bima Arya memastikan 10 bus Transpakuan skema Buy The Service (BTS) tak lama lagi segera mengaspal di Kota Bogor. Rencananya, 10 bus ini beroperasi di koridor Ciparigi, Warung Jambu, Air Mancur dan Stasiun Bogor.
“MoU kemarin sudah, sekarang fokus kepada finishing karoseri bus, kita harapkan tanggal 27 atau 28 Oktober bisa di-launching beberapa bus dulu, baru ada lima dari 10 bus,” kata Bima Arya seusai meninjau pembangunan perpustakaan Kota Bogor di eks gedung DPRD Kota Bogor, Kamis (21/10/2021).
Ia mengatakan, penyediaan bus dilakukan secara bertahap dan berikutnya pada Nopember. Namun tahun ini, kata Bima Arya, kemungkinan tidak akan mencapai 75 bus.
“Ada perubahan, bus tidak 75, mungkin baru 40-an bus, sisanya tahun depan secara bertahap. Tidak berkurang karena proses pengerjaannya ternyata membutuhkan waktu dan sebagainya. Kerena ini bukan hal sederhana harus mencari titik temu untuk biaya subsidi, hitungan rupiah per kilometer dan lain-lain,” ungkapnya.
Berkaitan dengan shelter bus, Bima Arya menjelaskan sejauh ini masih dalam proses pengerjaan. Diketahui, ada 12 shelter bus yang diperbaiki oleh Pemerintah Kota Bogor dan 24 shelter yang dirombak total oleh Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ).
Ia menjelaskan bus BTS ini disediakan oleh operator pemenang lelang, yakni Perusahaan Daerah Jasa Transportasi (PDJT) Kota Bogor yang melakukan konsorsium dengan Kodjari dan Lorena.
“Iya, PDJT bermitra dengan Kodjari dan Lorena, di situ ada konsorsium yang nantinya akan menentukan operasional di beberapa koridor. Untuk 10 bus beroperasi di koridor 5 Ciparigi, Warung Jambu, Air Mancur dan Stasiun Bogor,” pungkasnya. (Hrs)





