by

12 Kota dan 7 Tokoh Akan Terima JKPI Award

BOGORONLINE.com, Kota Bogor – 12 kota di Indonesia sebagai deklarator Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) akan menerima penghargaan Anugerah Pratistha Pusaka. Penghargaan tersebut akan diberikan pada Kongres ke-V JKPI di Kota Bogor.

Direktur Eksekutif JKPI, Nanang Asfarinal mengatakan, penghargaan Anugerah Pratistha Pusaka diberikan kepada 12 kota atas dedikasi dan kontribusi yang besar terhadap JKPI.

Ke 12 kota tersebut adalah Kota Solo, Kota Bogor, Kota Yogyakarta, Kota Banda Aceh, Kota Sawahlunto, Kota Pangkalpinang, Kota Jakarta Utara, Kota Baubau, Kota Ambon, Kota Ternate dan Kota Salahtiga.

Dalam JKPI Award, kata Nanang, penghargaan juga akan diberikan kepada tujuh tokoh, yaitu Anugerah Bakti Utama Pusaka. Salah satunya penerima Anugerah Bakti Utama Pusaka adalah Presiden Joko Widodo.

“Anugerah Bakti Utama Pusaka ini untuk para tokoh, ada tujuh tokoh. Yang pertama kita diberikan ke Pak Jokowi penggagas sekaligus deklarator (JKPI). Beliau juga memberikan contoh-contoh bagaimana menata kotanya, pendekatan-pendekatan terhadap pelestarian budaya di kotanya. Salah satu indikator utama penilaian kita di situ memperlihatkan ketokohan,” kata Nanang kepada awak media, Jum’at (26/11/2021).

Tokoh selanjutnya almarhum Amran Nur, Wali Kota Sawahlunto periode 2003-2013. Penghargaan Anugerah Bakti Utama Pusaka diberikan kepada almarhum Amran Nur ini telah berkontribusi menjadikan Kota Sawahlunto sebagai warisan dunia.

“Beliau yang meletakkan tongkat bagaimana Sawahlunto ditetapkan menjadi kota warisan dunia dan juga mengubah kota mati menjadi kota destinasi pariwisata dengan pendekatan heritage,” paparnya.

Ia mengatakan, penyerahan JKPI Award dilaksanakan di gedung Puri Begawan pada 3 Desember 2021, setelah pembukaan Kongres ke-V JKPI oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim.

Kongres ke-V JKPI sendiri diselenggarakan di Kota Bogor mulai dari 2 sampai dengan 5 Desember 2021. Agenda utama Kongres JKPI adalah pemilihan dewan presidium dan pengurus untuk masa bakti 2022-2024.

Rencananya, anggota JKPI kurang lebih ada 72 kota dan kabupaten di Indonesia. Peserta delegasi yang datang akan disambut di Balai Kota Bogor oleh Wali Kota Bogor dan wakilnya serta sejumlah pejabat Pemkot Bogor, pada 2 Desember.

“Hari pertama tanggal 2 itu rangkaian acaranya wellcome dinner, ramah tamah sekaligus bertukar cenderamata dan juga pembukaan pameran (di area Gedung Eks Bakorwil atau di Bogor Creative Center (BCC),” ujar Nanang.

Esoknya atau 3 Desember, pembukaan Kongres ke-V JKPI oleh Mendikbud Ristek Nadiem Makarim dan dilanjutkan dengan JKPI Award. Dikesempatan ini sekaligus juga peluncuran Ibu Kota Kebudayaan.

“Setelah foto bersama di Lawang Salapan kembali ke Puri Begawan.Setelah salat Jumatan baru mulai kongres, tapi sebelumnya kita launching Ibu Kota Kebudayaan. Malamnya gala dinner dan dilanjutkan karnaval di GOR Pajajaran,” urainya.

Nanang menegaskan, kegiatan-kegiatan itu dilaksanakan tetap dengan menerapkan protokol kesehatan, mengingat masih dalam situasi pandemi Covid-19.

“Jadi agak dibatasi dan waktu yang tadinya setiap hari ada aktivitas akhirnya dipadatkan satu hari supaya yang lain lebih longgar, tapi pameran dan pertunjukan kebudayaan tetap jalan dengan mengikuti aturan prokes yang ditetapkan Satgas Covid-19.”

Ia menambahkan di hari kedua juga ada kegiatan master class di salah satu di SMP Kota Bogor. Nantinya, sejumlah daerah yang membawa penutur atau pencerita sejarah akan bercerita kepada pelajar tentang warisan budaya di daerahnya masing-masing.

“Ada city tour juga yaitu (peserta) mendatangi beberapa objek cagar budaya di Kota Bogor,” kata Nanang memungkas. (Hrs)

ARTIKEL REKOMENDASI

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.