by

Forum Ekraf Buka Mata Pelaku Usaha Mengenai Keuangan Digital

BOGORONLINE.com, Kota Bogor – Pesatnya perkembangan teknologi tidak hanya berdampak terhadap kemajuan teknologi komunikasi dan komputerisasi, namun juga berkembang di dalam ilmu dan praktik transaksi keuangan atau financial. Tidak hanya mata uang digital yang kini mulai akrab, namun berbagai aplikasi juga mulai hadir di tengah masyarakat. Untuk itu, AEON Credit Service Indonesia (ACSI) bekerja sama dengan Forum Ekonomi Kreatif (Ekraf) Bogor PERSPEKTIF dan Reka menggelar gelar wicara untuk pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Sektor Ekraf di Halaman Belakang, pada Ahad (7/11/2021).

Head of Bussines Development ACSI Muhammad Danu Danica menyampaikan bahwa pandemi Covid-19 sangat membuka mata masyarakat akan semua hal yang bersifat digital dan tidak terkecuali di bidang keuangan. Danica menambahkan bahwa kondisi tersebut juga menjadi peluang bagi dunia usaha.

“Dalam mengelola usaha, cobalah menggunakan aplikasi-aplikasi yang memudahkan transaksi. Tidak hanya itu, aplikasi tersebut juga banyak yang dapat digunakan untuk mengatur keuangan usaha agar tercatat dan tidak tercampur dengan uang pribadi,” katanya.

Gelar Wicara bertajuk ACSI Finsight x Talk in Catch ini juga menghadirkan Ketua Umum Reka Bogor Georgian Marcello. Dalam kesempatan tersebut, George menyampaikan bahwa Sektor Ekraf dari Jawa Barat termasuk penyumbang pemasukan untuk negara tertinggi.

“Ekraf ini potensial sekali karena berawal dari ide. Dan ide itu ga ada habisnya. Dan kegiatan-kegiatan seperti ini sangat bermanfaat untuk kita karena kita bisa bertemu lintas subsektor dan elemen,” ungkap George.

Selain menghadirkan praktisi keuangan dan Forum Ekraf, Gelar Wicara yang diselenggarakan secara hybrid ini juga menghadirkan Founder Hibrkraft Ibrahim Anwar. Hibrkraft sendiri merupakan produk ekraf unggulan Jawa Barat yang berhasil meraih pendanaan investasi senilai Rp 500 juta dari program Udunan Kreasi Jabar.

“Awalnya investasi itu saya rasa enak, ternyata enak banget. Banyak yang menilai cari investasi itu sulit, sebenarnya engga, tapi memang banyak yang kurang tepat karena tidak tahu kenapa butuh investasi dan apa tujuan berinvetasi. Data dan tujuan besar perusahaan adalah dua hal yang sangat penting ketika kita ingin mendapatkan investasi. Selain itu kita juga harus punya alasan kuat bahwa produk kita punya pasar yang tepat,” jelas Anwar.

Sebagai bentuk kolaborasi hexahelix, Gelar Wicara ACSI Finsight x Talk in Catch yang digelar ACSI bersama PERSPEKTIF dan Reka Bogor juga menghadirkan elemen pemerintahan. Mewakili Pemerintah Kabupaten Bogor, Kepala Seksie Ekraf Disbudpar Kabupaten Bogor Dadang Sirazudin menyampaikan bahwa Ibu Bupati Ade Yasin sangat mendukung pengembangan ekonomi kreatif di Bumi Tegar Beriman. “Komitmen Ibu Bupati Ade Yasin terbukti dengan terbitnya Peraturan Bupati Nomor 38 tahun 2021 dan melantik Komite Kabupaten Bogor Ekonomi Kreatif untuk mendukung pengembangan ekonomi kreatif di Kabupaten Bogor,” tegas Dadang.

Setelah menggelar Gelar Wicara ACSI Finsight x Talk in Catch, dalam waktu PERSPEKTIF akan menggelar Webinar bertajuk Optimalisasi Bisnis melaui Investasi dan Teknologi berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah pada tanggal 14 November mendatang.

“Dalam waktu dekat kami ada webinar yang merupakan Roadshow dari Lomba Hetero for Startup dari Gubernur Jateng Ganjar Pranowo,” kata Founder PERSPEKTIF Ibrahim Richard. (*/Sep)

ARTIKEL REKOMENDASI

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *