BOGORONLINE.com, Bogor Tengah – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyebut Alun Alun Kota Bogor seperti alun alun yang ada di benua Eropa. Sebab, ia melihat kondisi Alun Alun Kota Bogor terintegrasi menjadi satu kesatuan dengan Masjid Agung dan Stasiun Bogor yang memiliki nilai sejarah.
“Yang paling istimewa adalah tetangga-tetangganya, tidak banyak di republik ini alun alun ada stasiun zaman bersejarah 1881 dan ada Masjid Agung. Jadi saran saya orang luar dimotivasi ke Bogor naik kereta. Jadi pas keluar dari stasiun bisa disambut oleh alun alun seperti di Eropa,” ujarnya.
Kang Emil sapaan akrabnya mengungkapkan hal itu seusai meninjau pembangunan Alun Alun Kota Bogor, pada Selasa (30/11/2021). Dalam kegiatan itu, gubernur didampingi Wali Kota Bogor Bima Arya beserta jajaran satuan kerja Dinas Pekerjaan Umum dan Pemukiman Kota Bogor.
Kang Emil mengatakan pembangunan Alun Alun Kota Bogor ini dibiayai dari bantuan keuangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Disamping itu, sebagai bentuk kontribusi kepada Pemerintah Kota Bogor, Pemprov Jawa Barat telah menghibahkan gedung Bogor Creative Center (BCC).
“Alhamdulillah, satu satu kontribusi Pemprov Jawa Barat mewujud di Kota Bogor, ada creative center dihibahkan ke anak-anak muda, kemudian aspirasi alun alun yang dilahirkan di zaman Kang Bima kita support kurang lebih ada Rp15 miliar, tidak kena recofusing, sehingga Covid-19 surut asal prokes (protokol kesehatan) nanti bisa dirayakan dengan tertib,” kata Kang Emil.
Gubernur juga mengapresiasi progres pembangunan alun alun yang didesain olehnya bersama in house saat ini telah mencapai 84,2 persen. Dengan capaian itu, ia mengungkapkan optimis pembangunan akan selesai di pertengahan Desember.
“Bagus segitu dua minggu lagi bereslah,” kata Kang Emil.
“Saya yakin kalau dibuka pasti ramainya luar biasa, makanya siap-siap sukses kira-kira begitu,” imbuhnya.
Ditempat yang sama, Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan, bahwa progres pembangunan Alun Alun Kota Bogor hingga hari ini telah mencapai 84,2 persen. Ia memperkirakan peresmian Alun Alun Kota Bogor bisa dilakukan pada Desember tahun ini.
“Nanti diatur waktunya, (peresmian) perkiraan pertengahan Desember,” jelas Bima Arya.
Meski telah diresmikan, dikatakan Bima Arya, alun alun tersebut belum tentu dibuka saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022.
“Belum tentu karena lihat imbauan pemerintah terkait dengan prokes di Nataru, jangan sampai juga ada persoalan lonjakan (Covid-19),” tandasnya.
Sedikit informasi, Alun Alun Kota Bogor yang dibangun di lahan eks Tanam Topi dan Ade Irma Suryani seluas 1,7 hektar ini memiliki empat zona, yaitu zona olahraga, plaza, hutan kota atau botani dan religi. (Hrs)





